Monday, July 2, 2018

Cukupkah Tugas Orang Tua Menjadikan Anak Penghafal Al Qur'an?


Oleh : Ummu Rahman ( ibu rumah tangga & pendiri LBB Amanah )


Memiliki anak penghafal Al Qur'an adalah cita-cita dan dambaan setiap orangtua. Karena Allah menjanjikan kemuliaan dengan mengenakan pakaian kebesaran kelak di akhirat kepada orang tua yang mampu mencetak anak-anak penghafal Al-Qur'an. Sebagaimana hadits Rasulullah : " Barangsiapa yang membaca Al Qur'an, belajar dan mengamalkannya. Maka pada hari kiamat dikenakan mahkota dari cahaya dan bagi kedua orang tuanya dikenakan untuknya pakaian kebesaran yang tidak bisa dinilai dengan dunia...."( HR Hakim ).

Namun, agak prihatin jika melihat realita beberapa penghafal Al-Qur'an tanah air akibat ketidakpahaman mereka terhadap syariat, perilaku mereka bak artis dan selebritis. Mereka tidak segan-segan mengumbar urusan pribadi di hadapan publik, mengumbar kemesraan suami istri, ikhtilat, tabaruj hingga menjadi model berbagai endorse.  


Munculnya lembaga-lembaga pencetak penghafal Al Qur'an berapa waktu ini patut kita apresiasi karena telah merubah orientasi orang tua dalam mendidik anak, mereka  tidak lagi menuntut anak dengan prestasi akademik yang tinggi atau skill non akademis yang tidak ada manfaatnya. Namun melihat fenomena di atas, patut bagi kita para orang tua yang bercita-cita memiliki anak penghafal Al Qur'an perlu kita meluruskan niat dan membekali anak dengan bekal lain yang menjadikan mereka bahagia di dunia dan akhirat.


Meluruskan niat : Semata mendapat Ridha Allah.


Syarat di terimanya sebuah amal seorang muslim adalah ikhlas dan benar. Maka luruskan niat kita ketika mendidik anak menjadi para penghafal adalah semata karena ingin mendapat kemuliaan di sisi Allah, karena telah mendidik dan mengajarkan anak kita mencintai Al Qur'an, bahkan kedudukan kita di hadapan Allah sebanyak ayat yang kita baca di dunia. Jangan meniatkan anak menjadi penghafal untuk mengikuti kompetisi, mendapat beasiswa, apalagi hanya sekedar untuk mendapat gelar dan harta. Justru perilaku tersebut akan mendidik anak-anak kita menjadi pribadi yang materialistis.


Tujuan orang tua dalam mendidik anak :


Tujuan orang tua dalam mendidik anak yang sesuai dengan Al Qur'an adalah :


Pertama, menjadikan anak hamba Allah yang taat, tunduk dan patuh pada syariatnya. Sebagaimana firman Allah SWT:" Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah"(QS adzariyat:56)


Ibadah yang dimaksudkan dalam ayat ini adalah ketundukan total kepada sang pencipta. Justru inilah tugas yang terpenting bagi orang tua, bukan sekedar mengajarkan anak fasih dan hafal terhadap ayat Al Qur'an. Tetapi sekaligus melaksanakan keseluruhan apa yang diperintahkan dalam Al Qur'an sebagai wujud ketaatan kepada Allah. 


Kedua, mendidik anak menjadi pemimpin. Sebagaimana firman Allah SWT:"Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ( QS Al Baqarah:30).


Menjadikan pemimpin adalah mengajarkan mereka untuk mampu mengurus dan mencari solusi atas permasalahan mereka. Implementasinya adalah mereka menjadi anak yang mandiri dan berani mengambil keputusan atas setiap persoalan yang mereka hadapi.

Dua hal inilah yang menjadi tujuan kita dalam mendidik anak yang di sesuai dengan Al Qur'an.


Adapun bagaimana cara kita mendidik anak, maka kita bisa belajar dari sosok teladan terbaik yang Allah telah mengabadikan dalam Al Qur'an yakni sosok Lukman Al Hakim yang terdapat dalam surat Lukman ayat 13- 19 dengan mengajarkan beberapa hal :

1. Tidak menyekutukan Allah

2. Berbuat baik kepada kedua orang tua

3. Sadar akan pengawasan Allah

4. Mendirikan shalat

5. Berbuat kebajikan

6.Jauhi kemungkaran

7. Sabar menghadapi ujian dan cobaan.

Demikianlah kita belajar cara mendidik anak dari seorang ayah Lukman hakim yang menekankan pendidikan akidah, dan itulah sebagai penyelamat anak-anak ketika kita tidak dapat menolongnya selain pertolongan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa.


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!