Saturday, June 9, 2018

Stop Main Hakim Sendiri!


Oleh : Tuti Rahmayani, dr

praktisi kesehatan di Surabaya


Peristiwa penggerebekan dan perusakan aset orang lain masih kerap dijumpai di negeri ini. Motifnya beragam. Perbedaan pendapat yang berujung konflik tak tuntas, sehingga lebih mendahulukan otot daripada akal. Lebih mengutamakan ego daripada mediasi. Akhirnya berbuah tindakan anarkis. 


Hal ini patut disesalkan mengingat tindakan main hakim sendiri tak jarang menimbulkan kecemasan dan keresahan di masyarakat. Bayangkan, tanpa babibu. main potong kompas. Main pukul sana sini, rusak sana sini. Merasa tersinggung, lantas membenarkan segala tindakan. 


Allah SWT dengan tegas melarang manusia berbuat kerusakan di muka bumi. Seperti dalam QS al A'raaf: 56 yang berbunyi:

"Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik."


Adalah bentuk kedewasaan dan rasa bersyukur, bila manusia menggunakan akalnya untuk berpikir. Karena itu, setiap laku hendaknya dipikirkan dulu. Motif dan dampak yang ditimbulkan. Apakah perbuatan menegakkan keadilan atau menambah kedzoliman. 


Mengingat Allah menciptakan manusia untuk menjadi khalifatul fil ardh. Yang bertujuan untuk menjaga bumi dan seisinya. Tentu dengan menerapkan syariat Islam secara kaffah. 


Walhasil, tidak dibenarkan tindakan main hakim sendiri apalagi juga menggunakan kekerasan. Ditambah lagi, negara ini juga dalam situasi yang damai, tidak sedang berperang atau diperangi.


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!