Sunday, June 17, 2018

Seteguk Berkah Di 10 Malam Terakhir


Oleh : Yasmin mumtazah


Saat kebersamaan dengan yang tercinta harus segera berakhir.... Maka apa yang kau rasa???? 

Sedih.... Atau bahagia .....???


Andaikan perpisahan itu dengan orang terkasih, suami, anak,  orangtua,  saudara tersayang, teman terbaik... Pasti perpisahan itu terasa berat. Sedih, bisa jadi kita bakal menangis 7 hari 7 malam. Tak mau hal itu terjadi, berharap terus bersama sampai akhir hayat. 


Namun, akankah hal itu juga kita rasakan saat kita hendak berpisah dengan Ramadhan....? 

Bulan penuh berkah,  ampunan, yang ada banyak kebaikan didalamnya. Diantaranya, bulan dimana al Qur'an sebagai petunjuk hidup itu diturukan. Sebagaimana dalam firmanNya :


شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ


“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah: 185)


Sebuah bulan yang terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu lailatul qadar (malam kemuliaan).


Allah Ta’ala berfirman,


إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3


”Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr: 1-3).


Bulan dimana setiap doa pasti di ijabah sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ


”Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.”



Sungguh luar biasnya bulan ini.  Andai ramadhan berlalu tanpa meninggalkan jejak apapun.....pasti ada yang sakit dalam diri kita.

Dan amat merugilah kita. 


Berada di penghujung ramadhan ibarat berada di episode terakhir cerita yang mengharu biru. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan agar saat perpisahan itu tiba semua akan berakhir bahagia. I'tikaf,  meghidupkan malamnya dengan Qiyamul lail, sedekah, tadarus al Qur'an mulai dari membaca,  nemahami, mengamalkan sampai menerapkannya secara kaffah adalah contoh diantaranya. 


Menjadikan al Qur'an hidup dalam kalbu, menjadikanya sebagai gaya hidup dan membumikannya  dengan menerapkan secara kaffah dalam bingkai negara akan mampu mewujudkan kerahmatan yang akan bisa dinikmati oleh seluruh umat manusia tanpa terkecuali. 


Yuk hijrah Sebelum ramadhan benar² pergi. Sebelum al maut menutup catatan hidup kita. 


Yuk hijrah, kembali menjadikan al Qur'an sebagai petunjuk, sumber hukum, solusi atas problematika yang kita hadapi. 


Yuk hijrah, Agar ramadhan tahun ini kita tak hanya dapat haus dan lapar, dan kita tidak cuma sibuk dengan indahnya rupa dan rumah. 

Tapi lebih dari itu..... Kita bisa menikmati seteguk berkah di 10 malam terakhir ramadhan. Kita pun mampu menjadi pribadi yang lebih ideologis, yang tak phobi ataupun alergi dengan ajaran dan keyakinannya sendiri.


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!