Tuesday, June 26, 2018

Rinduku Bukan Rindu Ala Dilan


Oleh : Enchy Tholiqul


Kata Rindu ini jadi sangat tenar semenjak ada film Dilan tahun 1990-an. Sepertinya semua kalangan tanpa terkecuali sudah terbiasa dengan kalimat "Jangan Rindu, Rindu itu berat kamu nggak akan kuat".😅 


Kalimat ini menarik sekali sehingga jadi membuming baik di sosmed maupun di dunia nyata. Terkesan menjadi bumbu paling lezat dalam setiap kalimat kata Rindu ini. 


Namun ketika kita beranjak dari ketenaran kata Rindu itu, kita bisa kembali berpikir apakah benar Rindu itu berat? Dan hanya Dilan aja yang mampu? đŸ˜Œ


Ternyata mari kita melihat secara terperinci memang benar Rindu ala Dilan adalah Rindu yang berat. Kenapa karna Rindu  ditempatkan bukan pada tempatnya. 


Namun coba kita melihat Rindu secara syar'i, ada Rindu yang berujung pada Syurga. Ya Syurga adalah tempat yang abadi dan kenikmatan yang kekal tak ada keburukan sedikitpun di dalamnya. 🌿


Ya itulah Rindu. Ketika kita merindukan pertemuan dengan Sang Khaliq, ketika Merindukan Manusia Paling Mulia di Bumi, Rasulullah SAW, merindukan orang-orang sholih/ah, dan saling merindukan dalam doa yang dipanjatkan disetiap sujud sholat kita. 


Itulah rindu yang berujung pada syurga. 

Maka jangan salah dengan kata rindu, yang salah itu ketika kita tak tahu menempatkannya pada tempatnya. 


Ketika Allah sudah mencintai kita


Jika Allah sudah cinta kepada hamba, Dia akan memberikan beberapa karunia yang terbaik untuknya, di antaranya yang disebutkan dalam hadits qudsi berikut ini:


Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "Sesungguhnya Allah Ta'ala berfirman:


"Siapa yang memusuhi wali-Ku maka sesungguhnya Aku telah menyatakan perang terhadapnya. Dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu ibadah yang lebih Aku cintai dari apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Dan senantiasa seorang hambaKu mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan Sunah hingga Aku mencintainya. Jika Aku mencintainya maka Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, dan sebagai  tangannya yang ia gunakan untuk berbuat, dan sebagai kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Dan jika ia meminta (sesuatu) kepada-Ku pasti Aku akan memberinya, dan jika ia memohon perlindungan kepada-Ku pasti Aku akan melindunginya.” (HR. Al-Bukhari)


Bahwa,  di antara sebab yang mendatangkan kecintaan Allah adalah mengerjakan amal-amal sunnah sesudah yang wajib secara kontinyu. Dan jika Allah sudah mencintai hamba, maka Allah akan memberi petunjuk pada anggota tubuhnya. Sehingga ia akan berkata dan berbuat sesuai keridhaan-Nya.


Semoga kita benar-benar saling merindu Karan Allah bukan karna hawa nafsu.😊


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!