Wednesday, June 6, 2018

PANCASILAIS ATAU RADIKAL ANARKIS ?



Oleh : Bagas Kurniawan

[Aliwa' Institute]


Pancasila adalah sesuatu yang sakral di negeri ini, berpedoman pada konsesus bersama untuk menjalankan Ideologi Pancasila. Mengaku paling Pancasila tapi justru mereka tidak melaksanakan apa yang terkandung dalam butir-butir Pancasila.


Aneh, Pancasila hanya digunakan untuk menjatuhkan siapa yang tidak mengikuti keinginan yang punya kekuasaan. Berbeda halnya dalam pelaksanaan dan pengamalan.


Aku Pancasila, disatu sisi Pancasila tidak digunakan dalam pengelolaan SDA, justru malah dikelola dan diserahkan kepada pihak asing.


Aku Pancasila, meneriakkan kelompok lain agar sesuai dengan nilai Pancasila, justru mereka sendiri tidak mensesuaikan falsafah Pancasila kepada diri dan kelompoknya. Contoh " PDIP Marah Di Kantor Radar Bogor, Staf Di Pukul ". (31/5, CNN.Indonesia).


ANARKIS


Menggeruduk kantor berita dengan mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan, mengancam, bahkan memukul stafnya, ini adalah sebuah tindakan anarkis.


Kita sepakat bahwa tindakan anarkis harus ditindak oleh pihak yang mempunyai kekuatan, yaitu kepolisian. Apakah seseorang atau kelompok. Dengannya hukum dapat di tegakkan.


Keanarkisan pada sebuah organisasi, atau partai politik adalah sesuatu yang hanya akan menimbulkan sebuah keresahan di tengah masyarakat. Dan rakyat seharusnya melek terhadap keadaan ini.


Untuk itu bila ini terus berlangsung dan menjadi sesuatu yang di biarkan oleh aparat penegak hukum, maka kedepannya akan berakibat pada rasa tak percaya publik kepada pihak yang berwajib, dan ini sungguh berbahaya.


Maka, kita berharap kepada seluruh masyarakat dan terutama pihak yang mempunyai kekuatan untuk menegakkan hukum seadil-adilnya, bila saat ini ada sebuah organisasi yang dengan lantang meneriakkan aku Pancasila, namun melanggar dari nilai-nilai Pancasila itu sendiri. Apakah pantas disebut sebagai pembela Pancasila?


Wallahu a'lam.



Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!