Monday, June 4, 2018

Menyambut 10 Akhir Ramadhan Dengan Ibadah Atau Berbelanja ?


Oleh : Asma Ridha


Cung atuh yang masih tetap semangat sampai malam ini shalat terawehnya ? Aduh gini hari masih malas shalat terawehnya, entar bisa nyesel loh. Walau fase 10 ke dua di bulan ramadhan sudah mulai berakhir. Dan siap-siap di saat diskon dan sale bertaburan. Disaat dagangan lagi pada rame-ramenya. Jangan lupa 10 akhir ramadhan adalah fase yang justru kebiasaan kita berbeda jauh dengan kebiasaan Rasulullah SAW dan para sahabat.


Rasulullah SAW mengikat pinggangnya dan mengejar malam lailatul qadar. Aisyah ra. mengatakan:


« كَانَ رسولُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – يَجْتَهِدُ في رَمَضَانَ مَا لاَ يَجْتَهِدُ في غَيْرِهِ ، وَفِي العَشْرِ الأوَاخِرِ مِنْهُ مَا لا يَجْتَهِدُ في غَيْرِهِ »

Rasulullah saw. sangat giat beribadah di bulan ramadhan melebihi ibadahnya di bulan yang lain, dan pada sepuluh malam terakhirnya beliau lebih giat lagi melebihi hari lainnya. (HR. Muslim)


10 hari terakhir di bulan ramadhan, adalah fase sale dan bonus super duper double dari Allah SWT. Tidak dipungkiri pula pada fase ini, spirit semangat umat muslim sangat diuji. Maka siapkaj diri, agar ujian ini mampu kita lalui.


Mengapa sangat istimewa ?


pertama; terjadinya lailatul qadr yang merupakan malam di turunkannya al-Qur’an dan dicatatnya di lauhul mahfudz seluruh perkara yang akan terjadi di muka bumi pada tahun tersebut. Rasulullah saw. mewanti-wanti agar umatnya memperhatikan lailatul qadr pada 10 malam terakhir. Beliau bersabda:


 « تَحَرَّوْا لَيْلَةَ القَدْرِ في الوَتْرِ مِنَ العَشْرِ الأوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ ».


Carilah lailatul qadr pada tanggal ganjil di sepuluh malam terakhir bulan ramadhan. (HR. Bukhori)


Kedua; orang yang beribadah shalat pada malam lailatul qadr maka dosanya yang telah lalu akan diampuni. “Dan barangsiapa yang berdiri (shalat sunat) pada malam lailatul qadr dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah maka Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Ibnu Abi Dunya dalam Fadhail Ramadhan)


Ketiga; segala kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Apalagi jika bertepatan dengan lailatul qadr maka satu amalan kebaikan pahalanya lebih baik dari amalan kebaikan yang dilakukan selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun. Allah swt. berfirman:


“malam kemuliaan (lailatul qadr) itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr: 3)


Keempat: Allah tidak mentaqdirkan selain keselamatan pada malam lailatul qadr itu. Dimana hal ini tidak terjadi pada malam-malam lainnya yang terdapat keselamatan dan bencana. Pada malam itu pula para malaikat menyampaikan ucapan selamat kepada orang-orang beriman sampai terbitnya fajar. Penjelasan tersebut disampaikan An-Nasafi dalamMadarikut Tanzil wa Haqaiqut Ta’wil dan Az Zamakhsyari dalam Al Kasysyaf, ketika keduanya menafsirkan ayat ke 5 dari surat al Qadr.


Mari jangan tergiur diskon dan sale yang amat menggoda. Khususnya para emak-emak, berbelanja boleh saja. Asal jangan lupa meraup kesempatam ibadah di akhir ramadhan dengan cara : 


1. Melakukan itikaf

2.Memperbanyak membaca al-Quran

3. Memperbanyak sedekah

4. Memperbanyak berdoa.


Mari mengejar pahala di akhir fase ramadhan ini. Sisihkan uang untuk bersedekah sebanyak-banyaknya. Karena inilah hakikatnya harta yang sesungguhnya menjadi junnah dari jilatan api neraka. Berbelanjalah sesuai kebutuhan. Bukan mengumbar setiap keinginan. 


Wallahu A'lam


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!