Wednesday, June 20, 2018

Kontribusi Besar Ibu


Oleh : Enchy Tholiqul


Tentang ibundamu wahai para ulama. Orang-orang kebanyakan hanya mengenal namamu tapi tidak dengan orang yang dibelakangmu. Orang-orang hanya mengenal kecerdasanmu tapi tidak dengan usahamu. 


Kau memberi banyak ilmu yang tak semua orang dapat memberinya sebab keterbatasan dan ketidak tahuan mereka. Kau memberi perubahan, sikapmu yang amat lembut, baik, berbudi, bijaksan, tegas, dan hati-hati. 


Namu kali ini saya tidak akan membahas tentang dirimu wahai ulama. Saya akan berbagi dengan para tokoh-tokoh yang menopangmu dari belakang hingga kau jadi dikenal orang dan menjadi orang yang sukses. 


Ya itulah ibunda mu wahai para ulama. Mereka tidak banyak dikenal orang sebab mereka berada di belakangmu yang selalu mendukungmu. Memberimu semangat, peranan mereka dalam mendidik anak-anaknya, kasih sayang yang mereka salurkan dan doa yang tiada henti untukmu anaknya. 


Dibalik pria yang agung, ada seorang ibu teladan. Demikian kata orang bijak tempo dulu. Jika ada lelaki yang menjadi ulama cendikia, tokoh ternama, atau pahlawan kesatria, maka lihatlah ibu mereka. 


Karna ibu berperan besar dalam pembentukan watak, karakter dan kepribadian seseorang. Ibu juga mdrasa pertama sebelum si kecil mengenyam pendidikan di sekolah mana pun. 


Ibunda Anas Bin Malik ra. 


Kenalkah kita dengan Anas bin Malik ra, pembantu setia Rasulullah SAW dan sahabat dekat beliau? 


Tentu sebagian dari kita mengetahui dan sebagiannya baru tahu kan? 😅

Anas adalah salah satu dari tujuh sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadits Nabi SAW. Ialah sahabat terakhir yang wafat di Basrah setelah berumur lebih dari seratus tahun. 


Tapi tahukah kita siapa yang ada dibelakang beliau? 

Tentu itu adalah Ibundanya Ummu Sulaim ra, ibundanya. 


Anas tak lahir dari belahan batu. Kecerdasannya tidak muncul begitu saja. Ada peranan besar dari Ummu Sulaim, ibunda Anas bin Malik ra yang mewarnai kehidupan sang tokoh. 


Mengenal Ummu Sulaim


Ummu Sulaim termasuk wanita yang cemerlang akalnya. Selain cerdas, ia juga penyabar dan pemberani. Ketiga sifat inilah yang menurun kepada Anas bin Malik dan mewarnai perangainya di kemudia hari. 


Ya kecerdasan biasanya melahirkan kecerdasan, kesabaran melahirkan kesabaran, keberanian melahirkan keberanian. 


Itulah wanita yang di belakang Anas. Yang sebenarnya kita juga harus mengetahui, karna terbentuknya Anas menjadi Istimewah adalah karna pembentukan dari ibundanya. 


Semoga para ibu pejuang Khilafah dan ibu seluruh kaum muslim dapat mangambil contoh dari ibunda para Ulama.

Dan banyak memupuk calon-calon kesatria penaklu Roma.

Menjadi bagian penting dalam tegaknya Khilafah Kedua dengan mencetak genarasi-generasi yang tangguh gagah berani.


amin 😊


#YukNgaji

#EnchyTholiqul

#WritingClassWithHas


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!