Monday, June 25, 2018

Jangan Pernah Katakan Nanti


Oleh : Enchy Tholiqul


Di suru sholat bilangnya nanti, disuruh puasa bilangnya takut magh, disuru berhijab katanya nggak zaman, diajak ngaji katanya sibuk, emang waktu hidup dimanfaatkan untuk apa? Kok bisa nggak sempat dengan alasan NANTI. 


Ya Nanti kalau sudah siap, Nanti kalau hati sudah terhijab, nanti kalau sudah menikah, dan Nanti nanti nanti yang lainnya😣


Ya, kata nanti ini sangatlah berbahaya. Bagaimana tidak berbahaya kata nanti dapat melalaikan kita, membuat kita jauh sejauh jauhnya dari sang Pencipta.


Emang kalau ajal datang jemput, kamu masi bilang nanti? 

Ajal datang secara tidak langsung meminta izin pada jasadnya (kita manusia).  siap dan tidak siap kita kalau sudah waktunya ruh akan dicabut. 


Karna ruh bukanlah milik kita tapi milik sang pencipta yang akan kembali pada-Nya. Banyak pelajaran didepan mata tapi kita acuh tak acuh dengan pelajaran itu. 


Rezeki,  jodoh, ajal itu rahasia Allah. 

Ada yang menjemput rezeki dengan cara terlarang atau sesuai hukum syar'i, ada yang jemput jodoh dengan cara batil atau terhormat, dan ajal datang menjemput dalam keadaan sesuai dengan kebiasaan kita di dunia.


Kalau kita biasa sholat maka insyaAllah kita mati dalam keadaan sholat/beramal shalih,  kalaw kita rajin mensucikan diri dengan wudhu insyaAllah kita mati dalam keadaan suci, sebaliknya kalau kita sering maksiat/zina maka naudzubillah kita mati dalam keadaan maksiat, dan sebagainya. 


Tapi bisa jadi mereka bertaubat ketika sebelum ajal datang. maka akhir hidupnya adalah bagaimana ia selama di dunia. 


Sesuai hadits Rasullulah:

“Janganlah kalian terkagum dengan amalan seseorang sampai kalian melihat amalan akhir hayatnya. Karena mungkin saja seseorang beramal pada suatu waktu dengan amalan yang shalih, yang seandainya ia mati, maka ia akan masuk surga. Akan tetapi, ia berubah dan mengamalkan perbuatan jelek. Mungkin saja seseorang beramal pada suatu waktu dengan suatu amalan jelek, yang seandainya ia mati, maka akan masuk neraka. Akan tetapi, ia berubah dan beramal dengan amalan shalih. Oleh karenanya, apabila Allah menginginkan satu kebaikan kepada seorang hamba, Allah akan menunjukinya sebelum ia meninggal.” Para sahabat bertanya,

“Apa maksud menunjuki sebelum meninggal?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Yaitu memberikan ia taufik untuk beramal shalih dan mati dalam keadaan seperti itu.” (HR. Ahmad, 3: 120, 123, 230, 257 dan Ibnu Abi ‘Ashim dalam As-Sunnah 347-353 dari jalur dari Humaid, dari Anas bin Malik. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth dalam Tahqiq Musnad Imam Ahmad mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat shahih Bukhari – Muslim. Lihat pula Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 1334, hal yang sama dikatakan oleh Syaikh Al-Albani)


Oleh karenanya, penting sekali amalan yang kontinu dan menjadi akhir hidup dengan penutup terbaik yaitu husnul khatimah.


Semoga bermanfaat. 

Jadi kata Nanti hilangkan dengan kata aku bisa memulainya sekarang. 


#writingclasswithhas1


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!