Saturday, June 23, 2018

Diplomasi dan Dokumentasi, Basi!


Oleh: Hasni Tagili


Dengan dalih diplomasi, undangan Israel dipenuhi. Sekedar menghadiri pun berarti kita ikut mengakui eksistensi. Apalagi sampai jadi salah satu pembicara. Aduh, parah! 😒


Label diplomasi itu hanya stempel. Kek gak tahu aja kalau Israel negara cruel. Buktinya, Palestina habis dibikin perkedel. Mereka itu tukang bredel. Aduh, sebel! 😤


Model diplomasi apa sebenarnya yang digulir? Jangankan yang bersangkutan, 33 resolusi Dewan Keamanaan PBB saja dianulir. Lantas, ke sana itu apa berani dakwahi kaum kafir? Aduh, gak habis pikir! 😐


Dan yang paling bikin hati berdarah, dikatakan bahwa pada dasarnya Alquran dan sunnah, keduanya adalah dokumen sejarah. Astaghfirullah! đŸ˜ĸ 


Alquran dan sunnah bukan historical document. Bukan dongeng. Bukan sesuatu yang sudah tidak relevan lagi dengan zaman now. Hingga menuntut direvisi. Bukan itu, bro!


"Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: "Itu adalah dongengan orang-orang yang dahulu". Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka. Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Tuhan mereka. Kemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka. Kemudian, dikatakan (kepada mereka): "Inilah azab yang dahulu selalu kamu dustakan" (TQS. al-Mutaffifin: 13-17)


Alquran dan sunnah merupakan hudan lil nas. Petunjuk bagi manusia. Dibawa oleh Rasulullah. Bukti cinta Allah SWT kepada hamba-Nya 😍


“Dia menurunkan Alquran pada bulan Ramadhan, sebagai petunjuk hidup bagi manusia, penerangan dan pembeda (yang haq dan yang batil)." (TQS. al-Baqarah: 185).


Tersebab sebagai petunjuk, maka Alquran dan sunnah menjelaskan tentang konsep dan tata cara hidup yang lurus. Menjelaskan yang diikuti, dimurkai, dan dijauhi.


Sehingga, manusia dapat menempuh jalan hidup yang diridhai oleh Allah SWT. Yaitu shiratal mustaqim, jalan lurus.


"Sesungguhnya Alquran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal shaleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar." (TQS. al-Isra: 9)


Jadi, bahasa diplomasi ke Israel itu basi. Sedangkan bahasa dokumentasi (pada Alquran dan sunnah), benar-benar bikin kuping iritasi. Menyesakkan dada. Sakitnya tembus ke jiwa. 


Israel itu bukan negara yang patut dibersamai. Harusnya didueli. Alquran dan sunnah itu bukan sesuatu yang pantas dinalari. Harusnya ditaati. Sebab, membersamai Israel dan menalari kitab suci, itu cruel. Tidak kredibel 😎


#CemilanUntukBatin

#TemanSelamaRamadhan

#WritingClassWithHas


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!