Tuesday, June 19, 2018

Didera penyakit Wahn


Oleh Enchy Tholiqul


Manusia pada umumnya memiliki kecenderungan mencintai sesuatu hal yang indah dan melindunginya. Mencintai anak, istri,  uang, sawah ladang, hewan ternak dan lainnya. Itulah cinta manusia pada dunia yang sesuai fitman Allah Ta'ala:


Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). (QS. Ali Imran: 14).


Itulah kuasa Allah yang sudah mengatur semuanya dan secara alami manusia benar-benar mencintainya. Dan itu dibolehkan oleh Allah Ta'ala. 


Karna Allah maha tau segalanya, sedang manusia tiada pengetahuannya melainkah hanya sedikit. 


Cinta dunia itu ada dua:


Yang boleh bahkan dianjurkan selama tidak menjadikan sebagai tujuan hidup. Seperti diungkapkan dalam surat Ali Imran ayat 14, Cinta sama istri, anak-anak, cinta sama pekerjaan. Inilah cinta yang halal. Bukankah itu semua dunia?


Cinta dunia yang terlarang , yaitu;

Karena haram, atau berdekatan dengan yang haram. Misal; mencintai istri tetangga, mencintai harta yang bukan haknya.

Karena tidak memberikan haknya. Cinta terhadap harta dengan tidak bersedekah. Takut berkurang. Inilah yang disebutkan oleh Allah dalam surat Al Humazah ayat 2-3;


الَّذِي جَمَعَ مَالًا وَعَدَّدَهُ


Artinya: “..yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung..”.


Manusia akan mencari dan menemukan kesenangannya, Menjaga dan merawatnya. Bahkan ada yang bela-belain dalam kehidupannya hanya terfokus pada pencarian itu tanpa perdulikan amalan ibadahnya. Naudzubillah


Pun tak jarang ada yang rela menjual agamanya demi mendapat sebongkak harta dan jabatan yang semu. Mereka sudah dibutakan mata hati oleh Dunia. Ya dialah penyakit Wahn (Cinta Dunia Takut Mati) 


Penyakit ini sangat berbahaya, bagaiman tidak orang yang terinfeksi penyakit ini sangatlah berbahaya. Dia mampung menghalalkan segala cara demi mendapat dunia, menggadaikan agamanya demi meraih kedudukan tinggi dalam jabatannya, rela dimusuhi rakyatnya demi menyenangkan hati atasannya, sanggup melihat kehancuran negeranya demi popularitasnya.


Misin bin ngeri 😠 penyakit ini hanya mementingkan dirinya sendiri dan keluarganya. Dan penyakit ini sudah tersebar kesebagian besar pejabat negeri dan orang-orang kaya lainnya. 


Takut bila bersedekah akan kekurangan hartanya. Takut kembali pada Allah maka akan hilang dunianya.


Takut mati, yang menyebabkan tergadainya aqidah dan ajaran islam karena khawatir kekuasaan dan kedudukan tidak dimilikinya. Inilah takut mati yang menyebabkan lemah jiwa bagi siapapun yang terjangkit penyakit tersebut.


So…kenapa harus takut mati untuk memperjuangan agama, kalau kita pasti mati. Kenapa takut mati kalau kematian bagi kita adalah keniscayaan. Kalau kematian membuat kita mulia di sisi-Nya, kenapa harus takuut. Wallohu ‘Alam


#YukNgaji

#writingclasswithhas


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!