Saturday, June 23, 2018

Dakwah yang tak diinginkan


Oleh : Enchy Tholiqul


Banyak yang menjadi masalah ketika seseorang melakukan perubahan dari cara berfikir dan penampilannya. Masalah-masalah itu seakan tak pernah tenggelam dari permukaan setiap muslimah yang menginginkan perubahan. 


Tantangan yang tak akan didapatkan oleh mereka yang berjalan di tempat, yang merasa aman dengan apa yang jalani sekarang. Tapi tantangan itu datang pada mereka yang berani berhijrah.


Mulai dari orang tua yang syok ketika melihat anaknya tiba-tiba berhijab, dari teman sebaya yang terheran-heran dengan sikap kita yang mulai terasolasi.


Sehingga sepak terjang yang dihadapi sang akhwat sangatlah berbatu dan berbelok. Dari keluarga yang menolah keras perubahan itu,  sampai-sampai ada yang taga membakar semua jilbab dan kerudung yang hanya satu-satunya, bahkan sampai orang tuanya tak menginginkannya menjadi anaknya karan penolakan nya yang lembut oleh anaknya.  Rasa nyesek dada pasti lah mencekik bahkan tamparan keras untuk batin. 😭


Dalam masyarakat mereka seolah melihat dengan sebelah mata atas perubahan kita. Dianggap tidaklah benar dan menentang adat di daerah tertentu.


Teman-teman mulai menjauh bahkan tak ingin menemui kita atas hijrah kita. Lengkaplah kita sebagai orang asing yang tak memiliki sandaran untuk mengadu selain kepada Allah Ta'ala. 


Sedangkan mereka yang tetap dengan kemaksiatannya dianggap bisa bahkan dianggap normal. Mereka yang tidak berkerudung diagungkan dengan persepsi kerudung menghalangi rezeki dengan alasan setiap perusahaan tidak menerima kariawan yang berkerudung syar'i, 


Kemaksiatan dimana-mana merebah seakan jamur dimusim hujan. Menjalar seperti rumput liar yang mering-rong pohon hingga tak terlihat. 

Inilah gambaran dari kemaksiatan yang dibiarkan di negeri ini. 


Menangis merintih hati melihat fenomena kaum muda yang sudah jauh melarikan fitrahnya sebagai manusia mulia.


Islam datang sebagai pembebas dari kejahiliaan yang hina

Islam datang sebagai cahaya yang menerangi kegelapan 

Islam datang sebagai pengobat dari penyakit busuk yang hidup ditubuh kaum muslimin. 


La Tahzan semua akan Allah ganti dengan sebuah keniscayaan yang indah di Syurga nanti. MasyaAllah dengan bermodal kepercayaan kepada Allah dan tetap berdoa agar tetap istiqomah dijalan dakwan menguatkan kita atas tantangan ini. 


Jadi kalau masi ada yang menolah kebenaran dari Islam berarti dia telah menolak kebenaran haqiqi itu. 

Sombong sekali dia sebagai manusia yang lemah dan terbatas menolak kebenaran dari Dzat Yang maha kuasa yang tidak membutuhkan dan berketergantungan. Dialah Allah yang Maha Esa


Islam menawarkan kemulian untuk manusia dan rahmat untuk seluruh alam


Wallahu alam bissab'


#YukNgaji

#JadikanSosialMediaLadangPahala

#WritingClassWithHas1


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!