Sunday, June 24, 2018

Berdakwah Atau Tidak, Kita Pasti Akan Bertemu KEMATIAN


Oleh: Minah, S.Pd.I

Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban 


Kematian adalah sesuatu yang rahasia, kita tidak akan tahu kapan datangnya dan kapan perginya. 


Kematian adalah berakhirnya ajal seseorang karena Allah SWT telah mengambilnya. Kematian pasti akan terjadi pada siapapun. Ia tidak kenal usia, dalam keadaan miskin atau kaya, dalam kondisi sakit atau sehat, siap atau tidak, apakah  kita dalam keadaan berdakwah atau tidak. Saat kematian menjelang, ia tidak dapat dimundurkan sedetikpun. Allah SWT berfirman:


“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati...” (QS. Ali ‘Imran: 185).


“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh...” (QS. An Nisa’: 78).


"Setiap umat mempunyai ajal (tenggat waktu). Ketika tiba ajal mereka, maka mereka tidak bisa memindah ditangguhkan meski hanya sesaat. Juga tidak bisa minta diajukan." (QS. Al-A'raf:34)


Tapi, sangat disayangkan jika masih banyak manusia yang belum mempersiapkan dirinya dengan alasan masih muda dan masih ingin bersenang-senang. Sementara kematian itu sangat dekat. Ada juga yang takut mati karena amalannya belum cukup, dan karena belum siap mati. Padahal kematiaan akan datang kapan saja jika Allah  inginkan. Tidak menunggu kita siap. Orang yang berdakwah saja pasti  akan menemukan ajalnya, apalagi  yang belum berdakwah.


Jadi, sekaya apapun kita, sehebat dan sesehat apa kita, pasti nanti akan merasakan mati. Dan hanya Allah yang tahu sampai kapan nyawa kita habis. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri dari sekarang, perbanyak amal baik di dunia agar kita bisa mempersiapkan kematian yang baik. Mendakwahkan Islam secara kaffah, sehingga kapanpun kematian datang, kita sudah siap.



Kematian adalah qadha Allah, setiap mukmin diperintahkan Allah untuk berusaha dan berdoa, maka dari itu, kita tidak boleh bermalas-malasan  untuk berusaha menjadi lebih baik. Menyiapkan  bekal  di dunia untuk kehidupan di akhirat.


Kematian akan datang kapan  saja, tidak menunggu kita siap. Oleh karena itu, kita harus  bersiap diri menghadapinnya, memanfaatkan kehidupan yang sebentar ini senantiasa untuk Allah, ingat akan mati dan akhirat, merasa diawasi Allah, selalu introspeksi diri, mengkaji Islam dan mendakwahkannya, memperbanyak amal kebaikan serta senantiasa berjuang dijalan Allah, agar kelak saat menghadapNya, kita dalam keadaan yang khusnul khotimah. Aamiin.


"Wahai jiwa-jiwa yang tenang, kembalilah menghadap kepada  Rabbmu dengan hati yang ridho dan di ridhoinya. Maka masuklah kedalam golongan hamba-hambaKu. Dan masuklah ke dalam SurgaKu." (QS. Al-Fajr:27-30)


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!