Friday, May 11, 2018

Wajah Arab Zaman Now



Oleh: Ummu Ghaisan 

(IRT dan Pemerhati Anak)



Arab Saudi, yang dulu dikenal dengan bangsa Arab, merupakan  tempat lahirnya seorang Nabi sekaligus Rasul terakhir, Muhammad SAW. Beliau diutus oleh Allah Swt. untuk menyempurnakan agama-agama terdahulu serta merubah perilaku dalam kehidupan manusia yang rusak ketika itu menjadi akhlaqul karimah yang berlandaskan ketauhidan kepada Illahi Rabb semesta alam. 


Darisanalah tonggak sejarah peradaban Islam dipentas dunia dimulai. Islam dan peradabannya memiliki warna tersendiri. Peradaban Islam lahir dari sebuah pancaran keimanan (ketauhidan) manusianya. 


Arab Saudi juga merupakan kiblat seluruh kaum muslim, dimana disana terletak Ka'bah yang diyakini sebagai Baitullah (Rumah Allah). Begitupun dalam konteks kehidupan, Arab Saudi juga menjadi contoh atau rujukan budaya Islam bagi kalangan muslim diberbagai negeri diluar Arab Saudi. 


Hari ini Arab Saudi, yang merupakan role model negeri-negeri muslim seluruh dunia. Dalam hal budaya, ekonomi dan contoh penerapan  masyarakat islam yang ideal. Saat ini arab saudi merombak tatanan masyarakatnya menjadi lebih modern dan sekuler. Menuju reformasi dalam kebijakan guna menciptakan keberagaman ekonomi.



RIYADH, KOMPAS.com (25/42018) - Pemerintah Arab Saudi akan memulai pembangunan "kota hiburan" di dekat Riyadh, sebagai bagian dari reformasi kebijakan guna menciptakan keberagaman ekonomi.


Proyek seluas 334 km persegi bakal dibangun di Qiddiya, sebelah barat daya ibu kota, dibangun dalam berbagai tema taman hiburan masa kini, termasuk fasilitas sirkuit dan sebuah taman safari.


Kota hiburan tersebut diyakini dapat menyaingi taman hiburan Walt Disney.


"Pembangunan ini merupakan upaya untuk mengembangkan proyek-proyek besar yang akan membantu mencapai banyak pendapatan baik langsung dan tidak langsung", ujar pejabat proyek kota hiburan Fahdj bin Abdullah Tounsi. (KOPAS.com 23/4/2018).


Modernisasi Arab Saudi adalah bukti keberhasilan dari massifnya sekulerisasi kaum kafir barat di jantung ibu kota negeri-negeri islam.


Dalam visi 2030 mendatang, arab saudi   menjadikan emansipasi pada kaum muslimanya. Diantaranya liberalisasi hijab. (mereka bebas menentukan pakaian kehormatan yang sesui dengan laki-laki), izin perempuan keluar rumah untuk menyetir mobil sendiri, pergi menonton konser maupun ke tempat olah raga. Namun tak perlu menunggu lama, karena saat ini pun semua rencana tersebut sudah terealisasi.


Selain emansipasi terhadap muslimah arab. Barat juga merancang Arab Saudi menjadi pusat tempat hiburan termegah di dunia.


Dengan di bangunnya bioskop dan tempat-tempat hiburan dunia. Tentu saja, upaya-upaya tersebut semakin memuluskan barat untuk menguasai negeri muslim.


Tentu saja hal ini akan menjadi kehancuran bagi negeri muslim 

yang di berkahi Allah SWT ini.


Arab Saudi akan semakin jauh dari ajaran dan identitas islam yang sesungguhnya. Padahal rahasia kemajuan umat islam bukan terletak dari di terimanya ide-ide dan pemikiran barat. Tapi sejauh mana konsistensi mereka berpegang teguh kepada islam.


الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا


“Sesungguhnya al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala baginya." (Al israa: 9).


وَ هذَا كِـتبٌ اَنـــْزَلْـنهُ مُـبرَكٌ فَاتَّـبِعُوْهُ وَ اتَّـقُوْا لَـعَلَّكُمْ تُـرْحَمُوْنَ. الانعام: ١٥٥


Dan Al-Qur’an ini adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertaqwalah agar kamu diberi rahmat. [Al-An’aam : 155].


Jadi sudah sepatutnya hanya kembali pada islam secara kaffah yang akan 

menjadikan kemajuan umat seluruh kaum muslimin dan peradabaan yang mulia.


wallahu a'lam bishwab.


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!