Thursday, May 17, 2018

Tipe-Tipe Remaja Jaman Now


Oleh : Eka Purwaningsih, S.Pd


Apa sih yang terlintas di dalam benak kita kalau mendengar kata “Remaja”? Masa penuh gairah, semangat yang membuncah, penuh potensi, energi yang luar biasa, pencarian jati diri, butuh pengakuan, dan lain-lain. Coba bayangkan jika semua itu diarahkan kearah yang benar sesuai aturan Islam. Sudah tentu akan lahir remaja-remaja yang senantiasa memegang teguh Aqidahnya, kuat imannya, remaja- remaja yang berkepribadian Islam.

Ah, tapi sekarang kita hidup di jaman now, dimana ide-ide kebebasan secara tidak langsung telah mematikan potensi remaja dan meracuni pemikiran mereka. Kebebasan menjadi sumber kebahagiaan remaja jaman now, membuat mereka menjadi sosok yang egois, individualis, terbiasa dengan gaya hidup serba instan dan malas untuk diajak berfikir. Jangankan memikirkan saudara seimannya yang sedang di bantai, kelaparan, penuh ketakutan, kesedihan di Palestian, Suriah, Afganistan dan Negeri-negeri Muslim lainnya nan jauh disana, diajak kajian keislaman saja mereka bilang tak ada faedahnya. Lantas, nongkrong di pinggir jalan, pacaran, main game, nonton film cinta-cintaan, adakah faedahnya?  

Kalau melihat fenomena remaja jaman now itu suka muncul perasaan kasihan, sebal, gemes, lucu, marah, bangga, pokoknya nano-nano rasanya. Ini dia tipe-tipe remaja jaman now :

1. Tipe remaja terserah gue

Remaja tipe ini biasanya serba bebas, pakai baju sesukanya, belajar sesukanya, hobinya senang-senang, pacaran, nongkrong sama gengnya, jalan-jalan ke mall, nonton drama korea sampai berjam-jam, pergi nonton konser, main game sampai lupa waktu, up date status yang tidak begitu penting di media sosial, pacaran dan segudang aktivitas yang hanya bersifat kesenangan semata. Remaja tipe ini, biasanya juga paling malas kalau diberi nasihat atau diajak kajian keIslaman. Seringnya mereka bilang “ siapa lo ikut campur urusan gue”, atau “jangan atur-atur gue, dosa gue urusan gue, bukan urusan lo” Masyaallah, diatur sama aturan Allah ko ga mau, di beri nasihat kebaikan dan kebenaran ko marah. Padahal seharusnya kita merasa bersyukur jika ada yang menasihati atau mendakwahi kita, karena dakwaah itu kan tanda cinta, tanda sayang agar kita tidak terjerumus ke jalan yang salah dan penuh dengan kemaksiatan.


2. Tipe remaja gimana temen

Remaja tipe ini biasanya tidak punya pendirian. Kalau diajak kajian, jawabannya adalah “ Nanti lihat fulanah dulu, kalau fulanah ikut baru saya ikut tapi kalau fulanah ga ikut, saya juga ikutan ga ikut. Remaja tipe ini juga biasanya selalu punya perasaan ga enakkan. Kalau temannya mengajak kepada keburukan, karena merasa tidak enak sama teman, akhirnya ikutan. Padahal bisa jadi di dalam hati kecilnya menolak untuk ikut. 

3. Tipe remaja individualis

Remaja tipe ini biasanya sudah sadar bahwa mengkaji Islam itu penting. Rajin ikut kajian keIslaman, tapi biasanya hanya baik untuk dirinya sendiri. Sementara untuk menyeru orang lain kepada kebaikan, mulutnya kelu. “Yang penting saya tidak seperti dia”. Akhirnya jadi ekslusif. Kalau Rasulullah ekslusif, mungkin Islam tidak akan pernah sampai pada kita ya?


4. Tipe remaja study Oriented

Remaja tipe ini biasanya pinter, selalu belajar, belajar, dan belajar. Punya targetan banyak, mulai dari mendapat peringkat kelas, diterima di Perguruan tinggi Negeri, diterima di sekolah favorit, dll. Ilmu dunia dia kejar, tapi kalau diajak kajian keIslaman tidak punya waktu. Padahal mengkaji ilmu Islam itu Fardu ‘ain dan banyak orang yang keilmuannya cerdas tapi kepribadian Islamnya 0. Jadi selain ilmu pengetahuan, sains, teknologi dan ilmu-ilmu dunia lainnya, Ilmu Islam juga tidak kalah penting umtuk dikaji ya guys.


5. Tipe remaja setengah matang

Remaja tipe ini biasanya sudah sering ikut kajian keIslaman, kepedulian terhadap umatnya sudah ada, tapi pacaran masih, tebar pesona tetep. Wah, wah, wah jangan ditiru yup.


6. Tipe remaja Mutiara umat

Remaja tipe ini biasanya sering ikut kajian, dia yang dulu memang kurang baik (tidak menutup aurat, akhlaknya buruk, aktifis pacaran, dll) tapi dia terus memperbaiki diri, haus akan ilmu, apa yang didapat dari kajian dilakukan, pelan-pelan meninggalkan yang haram, dan bersegera melaksanakan syari’at. Ilmu yang didapat walau belum seberapa tapi dia coba untuk disampaikan kepada yang lain. Menerima dan tidak marah jika dinasihati, punya pendirian yang kuat (berdasarkan Aqidah Islam dan keimanan) sehingga tidak terbawa arus pergaulan dan pemikiran yang bukan berasal dari Islam, berakhlak baik, ketika di rumah dia menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua, di sekolah dia berprestasi, ketika di masyarakat dia   berkepribadian Islam, peduli kepada sesama terutama nasib umat Islam.

Hayo, sekarang kamu termasuk tipe remaja yang mana? Hehehe… Mudah-mudahan setelah membaca tulisan ini, kamu bertekad untuk menjadi tipe remaja yang terakhir ya, yaitu tipe remaja yang menjadi mutiara umat. Generasi harapan yang mampu merubah peradaban yang suram ini menjadi peradaban yang mulia dengan Islam. Cayoo..



Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!