Monday, May 14, 2018

Teror Bikin Horor


Oleh : Ammylia Rostikasari (Akademi Menulis Kreatif/ Penulis Bela Islam)


Duar!!! Satu pekan penuh ledakan. Mako Brimob, Bogor lalu disusul di pelataran Gereja Santa Maria Kota Surabaya.


Indonesia kembali menuai duka. Setelah rupiah meroket hingga angka Rp.14 ribuan, banjirnya TKA di negeri tercinta, miras oplosan yang pula mengancam anak bangsa. Kini, peristiwa ledakan bom pun turut menambah deretan kesedihan Indonesia karena telah menjatuhkan jiwa yang tak seharusnya.


Teror memang selalu bikin horor. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) teror diartikan sebagai usaha menciptakan ketakutan, kengerian, dan kekejaman oleh seseorang atau golongan. Tentulah ini sangat mengancam dan merugikan manusia.


Namun, sayang seribu sayang setiap terjadi ledakan. Mengapa opini media selalu diarahkan kepada Islam. Islam dipojokkan. Ajarannya satu per satu dipersalahkan. Konsep jihad dicitrai jahat. Syariah dan  khilafah diasumsikan biang radikalisme.


Sementara di saat ulama juga ustadz yang menjadi korban penganiayaan, diopinikanlah bahwa orang gila yang menjadi pelakunya. Aneh bin ajaib memang negeri kita ini. 


Kita tengah hidup di zaman fitnah. Di mana istiqomah dianggap bersalah. Namun, kemaksiatan diasumsikan sebagai sebuah kelaziman zaman. Orang salih ditindih makar penguasa. Orang salah dipuja bak raja.


Islam sebagai agama dan pandangan hidup yang mulia. Mengecam keras aksi teror yang disertai dengan ledakan yang telah menelan cukup banyak korban. Sejatinya terorisme bukanlah jihad. Terorisme adalah aksi jahat yang merugikan Islam dan pejuangnya. Karena mendakwahkan Islam tidak dibarengi dengan kekerasan.


Tindakan teror merupakan aktivitas yang menimbulkan dosa besar. Laknat Allah atasnya. 


Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barang siapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan

(Q.S. Al-Isro:33).


وَمَن يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُّتَعَمِّدًا فَجَزَآؤُهُۥ جَهَنَّمُ خَٰلِدًا فِيهَا وَغَضِبَ ٱللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُۥ وَأَعَدَّ لَهُۥ عَذَابًا عَظِيمًا

Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu’min dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya (Q.S. An’Nisa:93).


Aksi teror memang telah membuat horor penduduk Indonesia. Lebih horor lagi mereka yang sengaja menghubung-hubungkan aksi keji ini dengan umat dan perjuangan mulianya dalam berdakwah Islam kaffah .


Mari umat Islam rapatkan barisan agar ukhuwah tidak mudah digoyah. Sesungguhnya skenario jahat tengah dijalankan oleh para pembenci. Mereka lupa bawa Allah saja sebaik-baik pembuat makar. Wallahu’alam bishowab 



Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!