Monday, May 7, 2018

Sejarah Baru di Bulan Mei


Oleh: Siti Rahmah


Mei 2017 tepatnya pemerintah mengumumkan pembubaran HTI tanpa alasan dan tak sesuai prosedur hukum. Kemudian tepat di bulan Juli 2017 pemerintah Indonesia melalui Kementrian Hukum dan HAM secara resmi mencabut badan hukum ormas HTI.  Atas kesewenang - wenangan penguasa itu HTI pun tidak tinggal diam. HTI mengajukan gugatan ke PTUN, persidangan demi persidangan di lewati HTI, barang bukti, saksi ahli semua di ajukan di pengadilan. Dari semua gugatan, bukti dan saksi sampai pada pembacaan kesimpulan HTI optimis menang, karena semua mengarah pada kebenaran HTI. Tidak ada bukti yang memberatkan HTI, bahakn saksi ahli yang diajukan pemerintah berulang kali tidak memahami pokok masalah. Perjuangan HTI di pengadilan terus berlanjut sampai akhirnya tibalah waktunya pembacaan keputusan. 


Menjelang pembacaan keputusan dukungan untuk HTI mengalir deras terutama dari kalangan tokoh. Dukungan berupa ucapan, doa bahkan kehadiran langsung di lokasi acara PTUN Jakarta. Selain arus dukungan yang deras di daratan, dukungan besar - besaranpun dilakukan di dunia maya, para pejuang jempol tak henti - hentinya menuliskan dukungannya untuk HTI, bahkan sejarah baru di bulan Mei dimulai. Pertempuran di dunia maya berhasil dimenangkan, tanggal 6 dan 7 Mei pembelaan terhadap HTI mencetak sejarah baru, HTI menjadi trending topik dibeberapa akun, seperti Instagram dan twitter. 



Kado Pahit di Bulan Mei


Seandainya pengadilan itu ada di dunia maya maka HTI sudah dimenangkan, namun kenyataan berbeda, walaupun semua bukti dan saksi dimenangkan HTI tapi keputusan hakim berbanding terbalik. Gugatan HTI di PTUN ditolak, HTI kalah di PTUN. Sesaat setalah pembacaan keptusan hakim, Juru bicara HTI M. Ismail Yusanto sepontan berdiri dan meneriakan takbir tiga kali. Para ulama yang senantiasa setia mendampingi HTI di luar ruangan sidang serentak melakukan sujud syukur. Mereka menyungkurkan wajahnya ke bumi seraya berbisik dengan lirihnya doa, doa yang akan tembus kelangit dan menggetarkan ArsyNya Allah. Sujud bukti keridhoan dengan ketetapannya, walaupum sedih, kecewa dan air mata menyertai tapi tak ada aral subaha atas apa yang terjadi.


Keputusan pahit yang di tetapkan hakim tidak akan menggoyahkan langkah perjuangannya, walaupun mereka kalah tapi mereka tidak akan menyerah karena kekalahan adalah kemenangan yang tertunda. Apalagi ketika kita bicara perjuangan menegakakan kebenaran seperti yang di lakukan oleh HTI, maka tidak ada istilah kalah, sudah janji Allah bahwasanya kebenaran akan senantiasa di menangkan. Hanya tinggal menunggu waktu, sebagaimana yang di tuturkan dalam hadits, setelah mulkan adhon, mulkan jabariyyan maka akan tegak khilafah ala minhajin nubuwwah, InsyaAllah.



Fajar Kemenangan akan Terbit


Layaknya malam, semakin malam maka gelap pun semakin pekat. Namun setelah pekatnya malam ada fajar yang semakin dekat. Kehadirannya tidak bisa di tahan dan di bendung, cahayanya akan mampu mengusir kegelapan, kehangatannya menyapa memeluk alam semesta. Seperti itulah kiranya kondisi kita, ketika saat ini kaum muslim terus menerus di dzolimi dengan berbagai kebijakan, ulamanya di persekusi, pejuang Islamnya di intimidasi, maka bersabarlah. InsyaAllah fajar khilafah tidak akan lama lagi terbit, menyingsingkan semua kedzoliman, mengusir semua penindasan dan kehangatannya akan menyapu menebarkan kerahmatan untuk seluruh alam.


Hari ini 7 Mei jadi saksi sejarah akan kesombongan para penguasa yang menolak kebenaran Islam, menghadang penyebaran dakwah Islam kaffah, menentang hukum - hukum Allah, kesombongan kalian akan kami catat untuk kami kabarkan kepada generasi setelah kami, biar mereka mengenal ada manusia - manusia pongah yang pernah menghadang dakwah. Perlu kalian ingat juga sejarah 7 Mei tidak hanya akan menghiasi sejarah tapi akan menghiasi catatan amal kalian, malaikat akan mencatat semua yang pernah kalian lakukan untuk agama ini.


Tanggal 7 Mei pula akan menjadi saksi sejarah betapa kokohnya para pejuang khilafah, keringat dan air mata yang kalian kucurkan akan menjadi saksi indah perjuangan kalian di hadapan Allah. Kelak ketika masanya Khilafah tegak, maka sejarah akan mengabarkan dengan bangga dan gagahnya tentang apa yang kalian lakukan hari ini. Sejarah akan mencatat dengan tinta emas peradaban tentang beratnya perjuangan kalian dan besarnya pengorbanan kalian, untuk itu teruslah berjuang, lanjutkan perjuangan sampai kebenaran dimenangkan. Allahu Akbar


#lanjutkanperjuangan

#khilafahajaranIslam


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!