Tuesday, May 1, 2018

Remaja, Say No To Miras




Oleh : Iyatia Yulian

Lagi, 91 orang remaja di Jawa Barat mati sia-sia akibat miras Oplosan.  (www.faktaindonesianews.com)
Awalnya sih coba-coba. Campur, obat-obatan dosis seenaknya, ditambah lotion anti nyamuk plus air rebusan pembalut lama-lama kelamaan nge fly gak karuan.. Terus mati sia-sia. Iih miris sob..  

Nauzubillah.. 
Haruskah remaja begini? 
Enggalah ya. Remaja sejatinya adalah manusia bukan anak-anak, bukan pula orang dewasa yang jiwa keingintahuannya tinggi, ingin didengar aspirasinya, dan ingin diakui eksistensinya.  
Remaja adalah usia antara 13 sampai dengan 25 tahun dimana di usia ini adalah momen pencarian jati diri, yang nanti akan menentukan gerak langkahnya di masa depan. Namun apakah pencarian jati diri harus dengan hal-hal semacam Miras Oplosan? Jawabannya pasti bukan mencakup hal di atas aja ya sob.. Ternyata momen pencarian jati diri bisa disalurkan dengan cara yang benar, yang ga bikin kamu hidup percuma atau mati sia-sia. 

Kita lihat sosok Ali bin Abi Thalib, beliau masuk Islam sejak usia 8 tahun. Ali lah yang menggantikan Muhammad SAW di tempat tidurnya saat Rasul pergi berhijrah. Ali rela mempertaruhkan nyawanya demi Rasul. Imam Syafi’i pada usia 12 tahun sudah dimintai hasil ijtihadnya oleh para ulama yang lebih senior dari beliau. Mus'ab bin Umair masuk Islam pada usia 24 tahun. Beliau adalah duta Islam pertama yang terkenal dengan kecerdasannya. Tak kalah hebat pula sosok Muhammad Al-fatih, di usia 21 tahun beliau sudah mampu menaklukan Konstantinopel yang sekarang dikenal dengan nama Istanbul.
Nah, sosok tadilah yang harus nya kamu jadikan figuritas sob. Sosok yang menyemangati kamu sebagai remaja/remaji yang lagi mencari jati diri.  Bukan sosok - sosok yang bikin kamu baper terus-terusan akibat dikasih janji palsu.. #uhuk

Gimana sih Biar jadi Remaja Aman Tanpa Miras?  

Pertama, selalu inget sama Pencipta kamu. Alloh. ya Alloh sob, tanamkan dalam diri kamu kalo Alloh selalu liat kamu dalam sendiri atau beramai-ramai

Kedua, dekati orang-orang sholeh yang senantiasa ngajak kamu dalam kebaikan. 
Ketiga, Ngaji. Bukan cuma ngaji tadarusan aja ya sob tapi ngaji yang kemudian di kaji juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kamu.  
Dan yang terakhir, istiqomahlah dan jangan terbesit sedikitpun dalam hati kamu buat deket - deketin perbuatan sia-sia. Dijamin deh sob hidup kamu bakal full barokah.


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!