Wednesday, May 23, 2018

Remaja Let's Bumbata: Bom Meledak, Hijrah Gagal Mendadak?


Oleh: Fita Erviana Sinta S.Pd (Pembina SWI Jember dan Pemerharti Remaja)


Sobat Muslim, dalam sepekan ini masyarakat Indonesia masih berduka. Terutama masyarakat Surabaya. Tepatnya hari Minggu tanggal 13 Mei terjadi ledakan di beberapa tempat ibadah yang memakan korban jiwa yang tak sedikit. Peristiwa ini tentunya semakin menambah dereten panjang permasalahan negeri ini yang tak kunjung selesai.


Peledakan tempat ibadah sebenarnya bukan hal baru. Hampir setiap tahun terjadi. Tentunya ini menjadi keprihatinan kita bersama. Tak terkecuali bagi kalian  remaja muslim.


Sayangnya Guys duka kemanusiaan ini kemudian dipolitisasi dan dikaitkan dengan aktivitas keagamaan tertentu. Mereka mengklaim bahwa bibit-bibit terorisme itu  dimulai dari halqoh-halqoh, pengajian di sekolah dan kampus. Pelajaran utamanya adalah membenci yang berbeda.


Kalo uda gini walhasil para ortu dirumah pasti nge _warning_ anak-anaknya buat nggak ikutan pengajian atau masuk rohis. Bahkan remaja-remaja yang berniat hijrah, ikutan komunitas ngaji bareng dengan sahabat-sahabat taat akhirnya keder dan mundur teratur. Well!! Akhirnya media sukses menanamkan islamophobia ditengah-tengah pemeluknya  sendiri tak terkecuali kita para remaja Islam.


Trus sikapmu mesti gimana?? Langsung percaya aja gitu, nurut atau no coment??


Hemm Bagi remaja muslim haram hukumnya kita jadi bebek atau apatis terhadap keadaan. Allah telah menganugrahkan potensi akal pada kita. Lets BumBata " Buka Mata Buka Telinga"


Menuntut ilmu agama itu hukumnya wajib bagi setiap  individu muslim guys.  Didalam Al Quran, menghadiri majelis  ilmu, kajian-kajian keislaman diibaratkan berada ditaman-taman syurga. Justru dikajian ke Islamaan itu kita akan tau mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan seorang muslim. Remaja yang doyan datang kepengajian justru akan jadi sholih dan sholihah. Nggak doyan free sex, hobi tawuran,gabung sama geng motor, konsumsi narkoba dan nenggak miras. " Dan demikianlah kamu wahyukan kepadamu wahyu (Al quran) dengan perintah kami. Sebelumnya kamu tidak mengetahui apakah alkitab (Al-Quran) itu dan tidak pula mengetahui apakah iman itu. Tetapi kami menjadikan Al-Quran itu cahaya yang kami tunjuki dengannya siapa yang kami kehendaki diantara hamba-hamba kami " ( As syura: 52)


Harusnya remaja didukung untuk terus aktif datang kekajian. Negara kudu menciptakan suasana kondusif agar remaja tidak takut belajar Islam dan menerapkan Islam dalam kehidupan.


Percaya dech kamu nggak akan di ajak buat rakit bom atau melakukan aksi bom bunuh diri. Karena itu bukan ajaran Islam. So jangan takut ya guys untuk terus mengkaji Islam..



Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!