Monday, May 21, 2018

Remaja Islam Anti Teror


Oleh: Sri Eni Purnama Dewi, S.Pd.Si (Pemerhati remaja dan Member Revowriter)


Terorisme menjadi sorotan tajam di awal Ramadhan dengan serentetan peristiwa bom yang mengguncang Surabaya dan Sidoarjo Jawa Timur. Korban tewas pun berjatuhan.


Terlepas adanya konspirasi dan doktrinasi pihak tertentu, peristiwa itu membuat haru biru. Betapa tidak, salah satu terduga bom bunuh diri merupakan seorang remaja yang masih belia. 


Dilansir dari merdeka.com, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut keterlibatan wanita dalam teror bukanlah yang pertama di Indonesia. Namun fenomena pelakunya anak-anak barulah yang pertama, yakni usia 9 dan 12 tahun. Dilengkapi bom pinggang, kemudian bunuh diri. 


Remaja Islam Hebat


Remaja merupakan agent of change (agen perubahan). Potensi dan semangat yang dimiliki luar biasa. Jika banyak remaja berprestasi, maka akan terbentuklah perubahan yang berarti dalam suatu negeri.


Banyak remaja hebat yang dapat kita jumpai di masa Rasulullah saw dan generasi-generasi selanjutnya. Misalnya Mush’ab bin umair, Ia adalah pemuda  yang mendakwahkan Islam di Madinah, hingga sebagian besar penduduknya masuk Islam. 


Ada lagi sosok pemuda yang sangat hebat, ia  bisa merealisasikan bisyarah (kabar gembira) dari Rasulullah saw yaitu menaklukkan kota Konstantinopel, ibu kota Bizantium. Siapa dia? Dialah Sultan Muhammad al Fatih. 


Itulah beberapa contoh remaja Islam yang hebat. Mereka remaja pejuang Islam, bertaqwa, berdakwah dan selalu istiqomah dalam Islam.


Islam Anti Teror


Islam merupakan agama yang damai dan melarang adanya kejahatan. Dalam hukum Islam, siapa saja yang melakukan teror baik secara perkataan maupun perbuatan, ia telah melakukan dosa besar. Mereka yang melakukan terorisme bisa disebut dengan orang yang berbuat kerusakan di muka bumi. 


Firman Allah Ta’ala, “Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.” (QS. Al Maidah : 33)


Bahkan dalam Islam jika satu nyawa dibunuh tanpa alasan yang benar, berarti ia telah membunuh manusia seluruhnya. Allah Ta’ala berfirman, “Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.” (QS. Al Maidah: 32).


Dua ayat di atas menunjukkan bahwa meneror atau tindakan terorisme terlarang dalam Islam. Berarti terorisme bukan lahir dari Islam, karena Islam agama yang rahmatan lil'alamin. Remaja Islam jaman now harus tau bagaimana Islam kaffah sesuai syariah. Dengan mengkaji Islam lebih dalam dan mempelajari bagaimana hebatnya pemuda Islam di masa Rasulullah saw maupun setelahnya akan membawa kebenaran hakiki, jika syariat Islam diterapkan terorisme akan teratasi.



Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!