Thursday, May 17, 2018

Ramadhan Yang Dinanti


Oleh : Meltalia Tumanduk, S. Pi


Ramadhan tiba, marhaban ya ramadhan... yup itu adalah penggalan lagu yang dinyanyikan Opick. Sob, ramadhan tinggal ngitung hari loh... Sobat sudah nyiapin apa aja tuk menyambut bulan mulia ini? Jangan bilang, sudah nyiapin motor bersih full bensin untuk ngabuburit sambil nunggu buka puasa atau sudah nabung jauh-jauh hari buat beli takjil, sudah buat list tempat-tempat yang bagus untuk Iftor bareng teman-teman, dll.


Hhhmmm... Sob ramadhan itu adalah bulan terbaik dari seribu bulan, jadi kita kudu siap dan bersemangat menyambut bulan suci ini sob, selain itu juga kudu merencanakan apa saja agenda kita nanti dibulan ramadhan. Kita kudu mempersiapkan fisik kita sob untuk menghadapi ramadhan, karena kita akan beribadah lebih dari biasanya, jadi harus menjaga kesehatan fisik kita. Jangan mentang-mentang dekat ramadhan kita malah kencang-kencang juga makannya. Pokoknya mau makan ini itu harus dibeli dan dituruti. Ini bisa bahaya sob jika memasuki bulan ramadhan, perut bisa kaget yang biasanya diisi makanan terus tiap saat, tiba-tiba harus berhenti dan diisinya sore sampai malam hari aja. Padahal biasanya malam hari kita mengistirahatkan perut. Jadi deh asam lambung naik, badan lemes, sakit kepala dan penyakit lainnya. Jadi dekat-dekat puasa kita juga harus mulai berlatih ya sob untuk puasa, agar nanti ketika puasa tubuh kita sudah terbiasa dan kita pun sudah biasa. Rasulullah Saw teladan terbaik kita memberikan contoh jika memasuki sya’ban maka beliau memperbanyak puasa. Seperti yang dituturkan oleh Ibunda Aisyah ra dalam hadist :


“Terkadang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam puasa beberapa hari sampai kami katakan, ‘Beliau tidak pernah tidak puasa, dan terkadang beliau tidak puasa terus, hingga kami katakan: Beliau tidak melakukan puasa. Dan saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, saya juga tidak melihat beliau berpuasa yang lebih sering ketika di bulan Sya’ban” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).



Selain itu sob, mulai sekarang juga list apa saja nanti yang kita akan kerjakan dibulan ramadhan. Tentunya dalam rangka menempah dan memperbaiki kualitas ibadah kita lagi. Misal yang biasanya shalat malamnya bolong-bolong, maka dibulan ramadhan ini kita harus memperbaikinya, biasanya jarang sholat dhuha, maka diramadhan ini harus giat sholat dhuha. Peebanyak sedekah, kan sudah nabung, jadi uang tabungan biar nggak habis dimakan sendiri mending sedekah tuk tabungan diakhirat kelak. 


Tilawah biasanya satu halaman Sehabis sholat, maka diramadhan ini satu lembar, dua lembar apalagi kalau sampai satu juz itu lebih baik. Tapi jangan lupa baca terjemahan juga ya kalau belum ngerti bahasa arab, agar lebih paham apa yang sudah dibaca Jika biasanya malas menuntut ilmu, maka dibulan ramadhan ini sebisa mungkin habiskan waktu didalam majelis ilmu. Dari pada nonton TV yang kalau liat iklan makanan apalagi minuman malah membuat lapar dan haus, lebih baik habiskan waktu dengan tilawah dan menghadiri majelis-majelis ilmu.


Taukan sob kalau dibulan ramadhan itu semua amalan akan dilipat gandakan. Kalau amalan baik, maka akan dilipat gandakan pahalanya. Begitupun sebaliknya, jika amalan buruk, maka akan dilipat gandakan dosanya. So, gunakan sebaik mungkin ramadhan tahun ini untuk memperbaiki diri dan muhasabah diri, karena belum tentu kita berjumpa lagi dibulan Suci Ramadhan tahun berikutnya. Bisa jadi ramadhan ini adalah ramadhan terakhir kita, jadi manfaatkan sebaik mungkin setiap detik, menit, jam, hari-harinya untuk beribadah kepada Allah Swt.


Tentunya jangan sampai setelah ramadhan berakhir, berakhir juga semangat kita dalam beribadah kepada Allah Swt, tetapi jadikan ramadhan sebagai cas ulang baterai keimanan kita dan pertahankan sampai ramadhan berikutnya. Jangan sampai baterai keimanan kita habis begitu syawal tiba. Caranya berkunpul dengan orang sholeh, rutin mengkaji Ilmu Islam serta menyebarian ilmu yang udab kita dapat. Jika kita selalu disibukkan oleh urusan kita dengan Allah Swt, maka kita nggak akan disibukkan dengan hal lain selain itu dan tentunya ini akan menjaga dan memupuk keimanan kita kepada Allah Swt. Akhirul kalam, semoga amal ibadah kita dibulan suci ramadhan tahun ini diterima dan dilipat gandakan pahalanya oleh Allah Swt dan dipertemukan lagi dengan ramadhan tahun depan. Aamiin...

Wallahu a’lam bishowab



Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!