Tuesday, May 8, 2018

PTUN Tolak Gugatan HTI, HTI Lanjutkan Perjuangan ?


Oleh : Putri Mayang

(Muslimah Peduli Generasi dan Anggota Revowriter Tangerang)


Jakarta Timur, Senin 7 May 2018 Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menolak gugatan yang diajukan pihak Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terhadap Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Majelis hakim menilai, surat keputusan Kemenkumham yang mencabut status badan hukum HTI sudah sesuai dengan prosedur. Perkara TUN dengan No.211/G/201/PTUN.JKT ini dipimpin oleh Hakim Ketua Tri Cahya Indra Permana SH MH, hakim anggota Nelvy Christin SH MH dan Roni Erry Saputro SH MH, serta panitera pengganti Kiswono SH MH. ( kompas.com 7/5/2018).


Pemerintah memilih menerbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 yang mengubah UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas. Perppu ini dibuat setelah pemerintah mengumumkan upaya pembubaran ormas HTI yang dianggap anti-Pancasila. Ada tiga alasan pemerintah membubarkan HTI.


Pertama, sebagai ormas berbadan hukum, HTI tidak melaksanakan peran positif untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional. 


Kedua, kegiatan yang dilaksanakan HTI terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, azas, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas.


Ketiga, aktivitas yang dilakukan HTI dinilai telah menimbulkan benturan di masyarakat yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat, serta membahayakan keutuhan NKRI. 


Pemahaman yang ditawarkan oleh HTI untuk menerapkan syariat Islam dalam kehidupan nayatanya diterima oleh masyarakat faktanya anggota HTI sudah hampir tersebar diwilayah Indonesia, ini merupakan tanda bukti bahwa dakwah HTI sangat berpengaruh dan mencerdaskan masyarakat dan mengapa baru saat ini ormas HTI dipermasalahkan, jika memang berbahaya di NKRI mengapa baru dicabut badan hukumnya sekarang, memangnya waktu mendaftarkan diri tidak diuji terlebih dahulu saat menerbitkan badan hukum terhadap HTI.


HTI memang sudah dicabut dari segi badan hukum tetapi perjuangan tidak cukup hanya selembar kertas keputusan. Melainkan penerapan Islam secara kâffah dalam seluruh aspek kehidupan manusia. Islam tidak akan terwujud jika Islam hanya diambil sebagai simbol, slogan, asesoris dan pelengkap penderita yang lain, Islam tidak akan ada jika Islam hanya diambil ajaran spiritual dan ritualnya saja, sementara ajaran politiknya ditinggalkan.


Islam secara kaffah pernah diterapkan selama 14 abad di seluruh dunia; yang pernah memimpin umat manusia, dari Barat hingga Timur, Utara hingga Selatan. Di bawah naungannya, dunia pun aman, damai dan sentosa, dipenuhi keadilan. Muslim, Kristen, Yahudi dan penganut agama lain pun bisa hidup berdampingan dengan aman dan damai selama berabad-abad lamanya.


Islam rahmat[an] li al-‘âlamîn, yang telah terbukti membawa kerahmatan bagi seluruh alam. Islam yang dirindukan oleh umat manusia untuk kembali memimpin dunia; membebaskan umat manusia dari perbudakan dan penjajahan oleh sesama manusia; serta menebarkan kebaikan, keadilan dan kemakmuran di seluruh penjuru dunia.


Lanjutkan perjuangan terus berdakwah dan sadarkan umat yang sudah menjauh dari islam yang kaffah. Karena, dakwah bukan hanya sekedar mendapatkan legalitas oleh penguasa, melainkan dakwah adalah kewajiban untuk selalu mengingatkan dan berusaha mewujudkan kembalinya kejayaan islam yang rahmatan li al-‘amin.


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!