Wednesday, May 23, 2018

Peradaban Spiritual


Oleh : Muhammad Akbar Ali


Pada tahun 1957, sebuah perusahaan raksaaa saham dan obligasi di Amerika (Standard & Poors) merilis 500 perusahaan terbaik. Dan 49 tahun kemudian, ditemukan dari 500 perusahaan itu hanya tersisa 74 perusahaan yang masih layak dominasi terbaik. Selainya, 426 perusahaan atau 84 persen-nya menghilang.


Apa penyebabnya? Setelah dilakukan riset dan dianalisis biang keroknya bukanlah kelesuan modal dan sistem manajemen. Namun terletak pada pelanggaran terhadap prinsip-prinsip moral dan etika. Tidak mengherankan bila Gay Hendricks dan Kute Ludeman dalam bukunya The Corporate Mystics berpendapat bahwa pemimpin-pemimpin perusahaan yang sukses di abad 21 adalah mereka yang spiritualistik.


Siapakah orang yang spiritualistik itu? Apakah mereka yang rajin menjalankan ibadah ritual semata? Jawabnya ternyata TIDAK. Para pemimpin spiritualistik itu memiliki beberapa ciri. Pertama, orang ini memberi nilai dan makna di setiap pekerjaannya. Ia paham betul bahwa pekerjaannya bukan hanya aktivitas fisik semata. Ada nilai dan makna yang hakiki pada semua hal yang ia kerjakan.


Jadi orang yang kerjanya rajin hanya demi penghasilan yang tinggi tanpa tahu nilai dan makna pekerjaannya, dia bukanlah calon pemimpin terbaik di perusahaan atau bisnisnya. Ia pada hakikatnya hanya robot yang berwujud manusia.


Kedua, ia memahami bahwa bumi tempat menebar prestasi. Manusia spiritualis bukan hanya rajin beribadah ritual. Ia juga juga rajin mengukir banyak prestasi di pekerjaannya. Ia memahami kemuliaan manusia ditentukan seberapa banyak ia bisa memberi banyak manfaat. Bukan hanya sibuk menentramkan dirinya namun lupa menebar kebaikan dan manfaat kepada banyak orang.


Ketiga, ia memahami bahwa ada kehidupan sejati setelah kematian. Dunia adalah alam sebab sementara kehidupan setelah dunia adalah alam akibat. 


Ia tahu bahwa kedudukannya di kehidupan setelah dunia adalah akibat ulah dari perilakunya di dunia. Ia akan sibuk mencari berbagai peluang untuk mengumpulkan bekal di kehidupan yang kekal.


Terus menata diri menjadi manusia spiritual agar saya dan anda menjadi pemimpin besar perusahaan di masa depan yang tak lekang oleh panas tak lapuk oleh hujan.


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!