Tuesday, May 1, 2018

Penantian Indah Berbuah Jannah




Oleh: Siti Rahmah

Dear..girls, menanti bukanlah hal yang mudah, tak ada yang suka dengan sebuah penantian. Tapi kadang jalan ini harus di lewati oleh seseorang, walaupun panjang dan pendeknya sebuah penantian kadang berbeda. Namun adakalanya ujian dalam sebuah penantian tidaklah menyenangkan, belum lagi akhirnya tak selalu sesuai harapan.  
Untuk kamu jofis (jomblo fi sabilillah) yang sedang berada di fase ini, janganlah bersedih karena kamu ga sendiri banyak di luar sana yang sedang menjalani dan merasakan apa yang kamu rasakan. Tak ada alasan untuk bersedih apalagi jika penantian itu dilakukan demi menjaga kehormatan. Berbahagialah kamu karena di zaman millenial ini tidak sedikit perempuan yang merelakan waktunya untuk menjadi pendamping pasangannya tanpa ikatan yang halal.

Memilih Sendiri demi Menjaga Diri
Di usia yang tak lagi remaja atau menuju dewasa, tetep sendiri memang tidak asyik. Apalagi lingkungan sekitar yang senantiasa menyudutkan dengan berbagai tuduhan, ga laku, panatikan, dan seabreg tudingan. Bikin hati tambah pedih jendral,,,. Menjalani kesendirian saja sudah berat, karena di usia - usia menjelang dewasa kecendrungan untuk memiliki pasangan sudah mulai kuat, belum lagi virus merah jambu yang begitu sulit dibendung.
Ada sisi ruang yang menunggu untuk diisi, ada hati yang menanti untuk berbagi ada raga yang mengharapkan sandaran, ada jiwa yang membutuhkan penopang, ada kerinduan yang butuh pelabuhan. itulah kiranya suara hati jofis. Belum lagi tekanan dari luar yang kadang membuat jofis harus kuat menutup telinga dan membentengi hati dengan benteng keimanan. Itulah kiranya yang menjadi penawar dalam kesendirian.
Kesendirian memang bukan ketetapan itu adalah pilihan, karena banyak remaja yang tidak bisa melewati masa penantiannya dengan kesendirian. Banyak diantara remaja yang melalui penantiannya dengan cara pacaran, mereka menyebutnya sebagai masa penjajakan untuk saling mengenal dan mencari kecocokan. Tapi tidak demikian untuk jofis, ketika jodoh belum kunjung tiba, dia akan menjaga diri dengan kesendirian. Karena dia punya keyakinan dan pemahaman tentang ajaran Islam, pacaran tak akan jadi pilihannya, Islam sudah menggariskan jalan ta’arufan dan  khitbah menjelang nikah.

Penantian Terindah
Menanti datangnya pendamping bagi seorang wanita adalah sesuatu banget, banyak rasa yang bergejolak, harap - harap cemas dan sejuta gelora didada. Banyak rasa yng ingin diexpresikan, ada perhatian yang ingin dicurahkan, ada cinta yang ingin di sampaikan, namun semua itu disimpan dalam sebuah penantian. Dorongan keyakinan akan membuat penantian terasa indah bahkan lamanya penantian akan dianggap sebagai kesempatan untuk mempersiapkan diri sampai jodoh datang menghampiri.
Apalagi jika penantian itu dilandasi karena keta’atannya kepada Allah dan hanya dilakukan semata - mata untuk mengharapkan Ridho Allah sebagaimana sabda Rasululloh dalam Haditsnya:
عائشة رضي الله عنها; أن رسول الله-صلى الله عليه وسلم قال:  " مَنِ الْتَمَسَ رِضَا اللَّهِ ، بِسَخَطِ النَّاسِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، وَأَرْضَى عَنْهُ النَّاسَ ، وَمَنِ الْتَمَسَ رِضَا النَّاسِ بِسَخَطِ اللَّهِ ، سَخِطَ اللَّهُ عَلَيْهِ ، وَأَسْخَطَ عَلَيْهِ النَّاسَ
Artinya: “Barangsiapa mencari keridhoan dari Allah (saja) meskipun manusia benci kepadanya, niscaya Allah akan ridho kepadanya dan Dia akan menjadikan manusia ridho kepadanya pula. Dan barangsiapa mencari keridhoan dari manusia dengan membuat Allah murka kepadanya, niscaya Allah akan murka kepadanya dan Dia akan menjadikan manusia murka kepadanya pula.” (HR. Ibnu Hibban)
Selain demi mendapatkan Ridho Allah maka penantian dilakukan untuk melayakan diri supaya sepadan dengan pasangan, sebagaimana janji Allah dalam firmanNya:

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga).

Jika dua hal ini dilakukan maka tidak ada yang sia - sia dengan sebuah penantian. Landasan keimanan yang menopang akan menjadikan semua penantian terasa indah dan InsyaAllah berbuah jannahNya.

Waallahu’alam


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!