Wednesday, May 2, 2018

Nikah Dini? Yes or No

Oleh: YuyunH2I (Komunitas revowriter)


🎼🎸pernikahan Dini

Bukan cintanya yang terlarang

Hanya waktu saja belum tepat

Merasakan semua🎼🎙


Hi...Dear ada yang tau lirik lagu yang dinyanyaikan oleh mantan penyanyi cilik. Yap. Agnes monica yang kariernya udah melejit dari sejak kecil. Artis multitalenta. Bukan hanya di dunia tarik suara aja. Di dunia peran pun gak kalah berbakatnya. Diantaranya peran yang dimainkan di sebuah sinetron "Pernikahan Dini". Dengan lawan mainya Sahrul Gunawan. pada beberapa tahun lalu eh...ko jadi ngomongin sinetron hehe..Bukan mau ngebahas prestasi karirnya Agnes Monica loch!. Karna sebagai remaja islam kita punya standar prestasi menurut syariat.


Itu loch Ririk lagunya menceritakan kalau rasa cinta itu bukan sesuatu yang terlarang hanya waktu saja yang belum tepat merasakan nikah pada usia dini. Jelas banget di sinetron tersebut digambarkan kenapa Agnes Monika yang memerankan peran utamanya yang bernama Dini sampai akhirnya nikah di usianya yang masih belia alias muda karena  sudah hamil diluar nikah.  Tepuk Jidat. Dengan cara mendapatkan cintanya lewat pacaran.


Nikah di usia dini bukan hanya terjadi sinetron itu aja loch. Di dunia nyata juga terjadi bedanya sepasang belia ini nikah demi menghalalkan cintanya. Sepasang belia yang masih duduk di bangku kelas II SMP di Bantaeng, Sulawesi Selatan, ingin segera menghalalkan hubungan kasihnya di hadapan penghulu. Saat mengajukan permohonan pernikahan kepada Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaeng, mereka sempat ditolak karena alasan usia (detik.com).


Terus mereka nyerah begitu saja dan akhirnya memilih pacaran. Ya galah. Sebagai bentuk keseriusannya pasangan belia itu berusaha menempuh berbagai cara agar dapat dinikahkan. Akhirnya pihak keluarga mengajukan permohonan dispensasi kepada pihak Pengadilan Agama dan dikabulkan. Beruntung, mereka mendapat bimbingan pernikahan yang digelar oleh KUA Kecamatan Bantaeng pada Kamis (12/04/2018) dan dinikahkan pada Senin (16/04/2018).


Terus bagaimana ya respon pemerintah akan pernikahan itu sendiri kurang mendukung. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Yohana Yembise, telah berencana mengkoordinasikan hal ini dengan Kementerian Agama, organisasi masyarakat LSM, NGO, termasuk menyosialisasikannya ke berbagai provinsi. Pemerintah hendak menaikkan batas usia minimal yang diperbolehkan menikah, yakni 20 tahun untuk perempuan dan 20 tahun untuk laki-laki.


Nikah muda dengan ilmu yes


Sob, nikah itu salah satu cara untuk melastarikan keturunan. Cara Allah mrnyatukan dua hati yang terpaut cinta. "Belum pernah terlihat ada obat yang lebih mujarab bagi dua orang yang lagi jatuh cinta, kecuali menikah" (HR. Tabrani) Menjaga kesucian menghindari pacaran. Nikah itu adalah ibadah terlama yang akan dijalani setiap pasangan. Penting banget membekali dengan ilmu.


Masih inget anak dari ustad Arifin Ilham. Muhamad Alvin Faiz menikah pada usia muda. Di usianya yang masih belia sudah berani mengambil jalan nikah. Walaupun ada juga sepasang kekasih yang nikah di usia muda akhirnya kandas di tengah jalan dengan pernikahan yang seumur jagung. Nikah muda itu memang tidak harus jadi solusi karna akan berbeda kondisi setiap orang. ketika mengambil jalan nikah muda demi menjaga generasi muda dari aktifitas pacaran dan zina itu menjadi solusi. Tapi perkara nikah muda pun jangan sampai dipermainkan tanpa memiliki persiapannya. Disinilah pentingnya sebuah ilmu.


Butuh peran Negara


Sebuah pernikahan selain sebuah ilmu yang harus dipersiapkan peran pemerintah pun tidak kalah penting, dengan adanya pembinaan mematangkan kedewasaan, di tuntun untuk menjalankan syariat islam hak dan kewajiban pasangan demi terciptanya keluarga yang Allah ridhoi. 


Sob, nikah muda maupun tua akan mudah di jalani ketika ilmu dan peran pemerintah seiring berjalan demi menjalankan syariatNYA. Wallahu a’alam


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!