Friday, May 4, 2018

Mudah Jika Ditanyakan Pada Ahlinya


Oleh: Wati Umi Diwanti

(Pengasuh MQ. Khodijah Al-Kubro, Revowriter Kalsel)


Lampu rem motor saya sepertinya konslet. Remnya nyala terus kalau kontak dinyalakan. Untuk mematikannya kata abah harus genggam lepas berulamg ulang. Awalnya bisa. Lama-lama ga mempan.


Akhirnya kemarin sepulang antar sekolah si Tengah saya putuskan mampir bengkel. Dan ada beberapa motor lain antri diperbaiki. "Wah bakal lama nih. Tapi daripada lampunya nyala terus, kita nge-rem dan ga, ga bisa dideteksi sama orang di belakang kita. Kan bahaya. Ah biarlah antri". Batinku.


 "Kenapa?" Sapa Mas bengkel. "Lampu rem nyala terus, ga bisa mati." Dalam hati, "Wah beneran bakal ada yang dibongkar nih. Mana lagi ga bawa HP, bakal nganggur lama nih di bengkel."


Langsung Mas bengkelnya cek pedal tangan remx, digenggam lepas berulang. Satu tangan dihadapkan ke lampu belakang untuk cek nyala matinya lampu. 


"Ohh ini ada yang longgar bu." Sambil berjalan mengambil alat bengkel. Diputarnya obeng beberapa kali. Di tesnya lagi nyala mati lampu. "Sudah bu."


Hah, Masya Allah sudah slesai, ga sampai 5 menit. Dan Mas Bengkel ga mau dibayar karna cuma sutil sekali masalahnya.


Ya Allah, yang saya pikir lama dan perlu biaya lumayan ternyata salah. Hmmm, memang enak kalo segala sesuatu itu diserahkan pada ahlinya.


Masalah di negeri ini juga serasa begitu rumitnya. Hutang yang terus menggunung. Korupsi yang semakin tak terkendali. Harga-harga kebutuhan hidup yang kian mewah. Di sisi lain nyawa manusia semakin murah.


Tak jarang kita saksikan berbagai perbincangan orang-orang pintar membahas masalah. Namun masalah tak kunjung selesai. Tak jarang mereka justru saling perang lidah. Pembicaraan tak menyentuh buhul masalah.


Masihkah belum saatnya bertanya padaNya tentang masalah yang kian bertumpuk. Padahal Ia sudah berikan jawabannya. Bahwa solusinya adalah kembali pada (aturan) Nya.


 ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ“


Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).“ (Qs. Ar-Rum:41)


Bedanya, Mas bengkel selain memberibtahu masalahnya dia juga yang melakukan perbaikan. Tidak dengan Allah, meski sangat mudah baginya untuk berbuat apa saja. Tapi Ia sudah menetapkan tidak akan merubah jika bukan kita sendiri yang merubah.


إِنَّ اللّهَ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنْفُسِهِمْ


“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” (QS.ar-Ra’d:11)


Jadi sebenarnya semuanya mudah jika manusia mau berserah padaNya. Menuruti semua petunjuknya. Kembali menerapkan Islam dalam seluruh aspek kehidupan. 


Jika belum tahu caranya, bertanyalah. Kajilah Islam lalu jalankan dengan penuh penerimaan. 



Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!