Saturday, May 5, 2018

Merindui Cahaya Pendidikan Islami



Oleh: Linda Wijayanti 


Anganku

Wajah pendidikan kita adalah wajah cerah dengan senyum rekah 

Pada pipi-pipi pemilik mata jeli yang haus akan ilmu

Menelusuri setiap jengkal halaman pengetahuan 


Anganku 

Wajah pendidikan kita adalah cahaya yang membelah petang

Menuntun langkah kaki pada pendar jalan hidup yang ditapaki 

Pelita bagi jiwa-jiwa suram 

Air pada keronta padang pasir kehidupan 


Anganku 

Wajah pendidikan kita adalah wajah-wajah nan ceria 

Menatap masa depan tanpa gamang

Dengan iman yang menghujam pada dada 

Di setiap tarikan napasnya


Nyatanya

Wajah pendidikan kita berduka

Melipat wajah sebab carut marutnya menganga 

Kurikulum yang dijadikannya coba-coba 

Mempertaruhkan nasib pewaris peradaban 

Beban berat bagi pundak para suluh ilmu pengetahuan 


Nyatanya 

Pendidikan kita hanya mencetak generasi instant 

Yang inginnya melaju kencang 

Tanpa bekal yang mendalam 

Hingga sekolah hanya sekedar ijazah

Sekedar membunuh waktu yang ada 

Jumawa dengan sahabat lengkap dengan gelak tawa; tanpa berpikir mau jadi apa


Nyatanya

Wajah pendidikan kita 

Dihiasi dengan pengangguran intelektual 

Sebab tujuan pendidikan sekedar meraih pundi-pundi uang, kedudukan yang tinggi; serba materi 


Nyatanya 

Wajah pendidikan kita adalah wajah-wajah kusam 

Dengan deretan catatan hitam 

Narkoba

Gaul bebas 

Miras 

Menjadi suguhan atas nama pelajar; menemukan jati diri

Buah sekulerisasi materi


Nyatanya 

Wajah pendidikan kita adalah wajah pucat pasi

Berjejal prestasi miskin apresiasi 

Hingga penguasa terkesan cuci tangan persoalan biaya

Mewacanakan loan bagi pelajarnya

Luka pun menganga


Rindu ini menggebu

Pada cahaya kehidupan Islam yang kan kembali

Menyibak gelapnya dunia dari sekulerisme yang menyelimuti

Menjadikan aqidah Islamiyah sebagai pijakan pendidikan

Pola pikir dan pola sikap Islami

Perpustakaan, ilmuan, fasilitas pendidikan terjamin keberadaannya

Hingga lahir generasi emas peradaban

Akan ada lagi Al-Farabi, Al Khawarizmi, Ibnu Sina dan Ibnu Batutah masa depan

Menghasilkan generasi mabda'i yang terjaga akalnya, terjaga imannya

Yang senantiasa menajamkan pikir tentang kontribusi untuk ummat

Tak tergadai iman sebab materi nan melenakan

Menjadikan insan cendikia yang takut akan Rabbnya 

Sebab iman dan taqwa adalah muaranya; menggapai ridhoNya


Sinarnya

Tak hanya menghangatkan negeri Khatulistiwa 

Namun kan meretas batas benua

Semoga



Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!