Sunday, May 27, 2018

Menulis dalam Kehidupan


Oleh: Raudatul Jannah


Menulis bisa menjadikan kita orang yang pintar, punya wawasan luas. Kita punya ilmu, tulislah. Tulisan bisa dikirim buat koran, dishare ke Facebook. Biar orang juga bisa tahu, dan dapat ilmu dan kebaikan. 


Menulis hukumnya adalah mubah, boleh. Namun, tergantung dari isi tulisan. Jika mengajak pada kebaikan bisa jadi berpahala. Tapi, jika mendorong orang pada keburukan maka akan dapat dosa. 


Gimana caranya menulis? Menulis itu mudah. Tuangkan isi pikiran kita.Tema menulis juga ada di mana-mana. Bisa tentang cinta, sahabat, remaja, dan lain-lain. 


Allah SWT berfirman:

"Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)". (Al-Kahf: 109).


Dalam kehidupan ini kita akan selalu bertanya-tanya. Dari mana aku berasal? Untuk apa aku hidup? Dan akan kemana setelah hidup di dunia?


Kita semua menjadi ada berasal dari ciptaan Allah SWT. Di dunia ini adalah untuk mengerjakan yang diperintahkan Allah SWT. Memperbanyak ibadah seperti berzikir, shalat, puasa, membaca Al-Qur'an, dakwah, dan berbagai ibadah lainnya. Untuk apa? Untuk jadi bekal bagi kehidupan kita setelah  meninggalkan dunia ini. 


Islam merupakan petunjuk hidup yang diturunkan oleh Allah SWT kepada kita. Syari'at Islam secara bahasa artinya sumber air minum atau jalan lurus. Ya, sumber air untuk mengarungi kehidupan dan jalan lurus, supaya akan kembali selamat ke akhirat. 


Karenanya, isi kehidupan kita dengan hal yang bermanfaat. Menuntut ilmu dan menyampaikan ilmu. Mari, menulis di dalam kehidupan![]


*) Pelajar MTs Kelas VII E, Anggota Komunitas Muslimah Banua Menulis


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!