Wednesday, May 16, 2018

Mencari Teman Surga


Oleh : Vivie dihardjo

 (pegiat Komunitas Ibu Hebat) 


Bertemu teman yang sholih dan sholihah itu adalah Rizqi dari Alloh. Pernahkah kita menyadari bahwa apapun yang kita alami tidak akan pernah luput dari ketetapan Alloh? Tidak pernah ada kebetulan. Bahkan sehelai daun jatuh itupun kehendak Alloh. 


Pernahkah kita menyadari di suatu masa ketika sedang dirundung masalah tetiba ada teman yang tidak kita akrabi datang mendekat bahkan sekedar menyediakan telinga, meluaskan hatinya untuk mendengarkan cerita kita, dan menguatkan kita bahwa kita masih punya Alloh yang Maha Besar lebih besar dari apapun masalah yang kita hadapi. Mengguyuri kita dengan doa doa. Itu rizqi dari Alloh kawan!. Syukurilah. 


Kesehatan yang baik, dimudahkan mencari ilmu, dipertemukan dengan teman teman yang sholih dan sholihah mungkin secara nominal tidak bisa diukur tapi di saat yang sama memenuhi kebutuhan batin kita. 

Karena rizqi  adalah:


هُوَ كُلُّ مَا تَنْتَفِعُ بِهِ مِمَّا اَبَاحَهُ اللهُ لَكَ سَوَاءٌ كَانَ مَلْبُوْسٌ اَوْ مَطْعُوْمٌ … حَتَّى الزَّوْجَة رِزْق، الاَوْلاَدُ وَ البَنَاتُ رِزْقٌ وَ الصِّحَةُ وَ السَّمْعُ وَ العَقْلُ …الخ


“Segala sesuatu yang bermanfaat yang Allah halalkan untukmu, entah berupa pakaian, makanan, sampai pada istri. Itu semua termasuk rizqi Begitu pula anak laki-laki atau anak peremupuan termasuk rizqi. Termasuk pula dalam hal ini adalah kesehatan, pendengaran dan penglihatan.” (ensiklopediaislam/kumpusssite.wordpress. com). 


Ketika teman teman sholih dan sholihah itu mendekat, sambutlah dan jangan biarkan mereka pergi. Bisa jadi Alloh lah yang menhadirkan  mereka supaya kita senantiasa mengingat Alloh ketika hati kita mulai lalai. 

Allah Ta’ala berfirman,


وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ


“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap wajah-Nya.”  (QS. Al-Kahfi: 28). 


Genggamlah tangan teman teman sholihah kita. Mereka tidak hanya akan membersamai kita di dunia. Ketika hari kebangkitan tiba, Alloh berjanji akan mengumpulkan kita kembali dengan orang orang yang kita cintai.8


Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,


قِيلَ لِلنَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – الرَّجُلُ يُحِبُّ الْقَوْمَ وَلَمَّا يَلْحَقْ بِهِمْ قَالَ « الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ »


“Ada yang berkata pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Ada seseorang yang mencintai suatu kaum, namun ia tak pernah berjumpa dengan mereka.’ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, ‘Setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang ia cintai.’” (HR. Bukhari, no. 6170; Muslim, no. 2640).


Apabila kita ingin terus berada dalam kebaikan bertemanlah dengan teman teman yang sholih atau sholihah. Temukanlah mereka karena watak seseorang dikenali dari bagaimanakah  temannya. Rasulullah bersabda, 

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ ، وَكِيرِ الْحَدَّادِ ، لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ الْمِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ ، أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ ، وَكِيرُ الْحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ أَوْ ثَوْبَكَ أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً


“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari no. 2101, dari Abu Musa)


Setiap pertemanan akan saling mempengaruhi seperti keadaan besi ketika bertemu magnet, saling menarik. Rasulullah bersabda, 


الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ 

مَنْ يُخَالِلُ


“Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian”. (HR. Abu Daud no. 4833, Tirmidzi no. 2378, Ahmad 2/344, dari Abu Hurairah)


Keutamaan memiliki teman teman yang sholih dan sholihah adalah Alloh mencintai kita baik di dunia maupun kelak di akhirat. 

Alloh menjanjikan naungan dimana tidak ada naungan selain naunganNya. 

Pada hari kiamat orang orang yang saling mencintai karena Alloh akan berdiri diatas mimbar mimbar yang bercahaya, dekat dengan Alloh. 

Carilah teman yang sholih dan  sholihah karena mereka  rizqi dari Alloh. Mereka tidak hanya mengguyuri kita dengan doa doa yang baik. Merekalah yang mengulurkan tangan untuk menolong  ketika kita jatuh dalam kelalaian. Teman teman yang sholih dan  sholihah itu akan saling menguatkan dalam ketaatan kepada Alloh. Teman teman yang sholih dan  sholihah itu punya mimpi yang sama, berkumpul kembali di dalam jannahNya.


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!