Saturday, May 12, 2018

Marhaban Yaa Ramadhan, Yuk Raih Keutamaannya!


Oleh: Minah, S.Pd.I

(Pemerhati Remaja, Anggota Komunitas Revowriter)


Tak terasa sebentar lagi ramadhan. Sudah seharusnya kita bergembira menyambut datangnya bulan ramadhan, bulan yang penuh berkah dan kemuliaan. Begitu banyak keutamaan bulan ramadhan. Apa saja keutamaan itu? Ayuk simak.


Pertama, Menjalankan ramadhan adalah suatu kewajiban bagi setiap Muslim. Selain itu, jika kita mampu puasa dan sukses dalam menjalani ramadhan maka kita akan meraih ketakwaan. Sebagaimana firman Allah:


“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagaimana puasa itu diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah:183).


Kedua, ramadhan adalah bulan alquran, karena pada bulan inilah Allah SWT menurunkan alquran bagi umat manusia, sebagai petunjuk dan penjelas bagi manusia. Yang membedakan yang haq dan yang batil serta menjelaskan jalan PetunjukNya. ( QS. Al-Baqarah:185).


Ketiga, pada bulan raamdhan, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup serta setan-setan dibelenggu.

Keempat, Allah memberikan keistimewaan kepada kita jika menjalankan puasa dibulan ramadhan dengan menyediakan Surga Ar Rayyan. Sabda Nabi SAW: “Pintu Ar Rayyan hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang berpuasa, bukan untuk selain mereka. Bila pintu itu sudah dimasuki oleh seluruh rombongan ahli puasa ramadhan, maka tak ada lagi yang boleh masuk kedalamnya,” (HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad).

Kelima, puasa ramadhan sebagai perisai penghalang dari godaan hawa nafsu dan benteng yang kokoh dari siksa api neraka.


Subhanallah, itu hanya sebagian dari beberapa keutamaan puasa dibulan ramadhan dan masih banyak lagi keutamaan-keutamaannya. Oleh karena itu, sebagai seorang Muslim, jangan menyia-nyiakan bulan ramadhan yang sebentar lagi akan datang menghampiri. Yuk kita raih keutamaan ramadhan sebanyak-banyaknya.


Untuk menambah semangat kita dalam menjalankan ibadah puasa, coba simak hadis yang cukup panjang berikut yang berisi khotbah Rasulullah saw. menjelang bulan Ramadhan. Khotbah ini diriwayatkan Imam Ali r.a:


“Wahai manusia, sungguh telah datang kepada kalian bulan Allah yang membawa berkah, rahmat, dan maghfirah, bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama, malam-malam di bulan Ramadhan adalah malam-malam yang paling utama, jam demi jamnya adalah jam yang paling utama. 


“Inilah bulan yang ketika engkau diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Pada bulan ini napasmu menjadi tasbih, tidurmu menjadi ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah, Rabb-mu dengan hati yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shaum dan membaca kitab-Nya. Sungguh celakalah orang yang tidak mendapatkan ampunan Allah pada bulan yang agung ini.



“Kenanglah rasa lapar dan hausmu sebagaimana kelaparan dan kehausan pada hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakan orangtuamu. Sayangilah yang muda. Sambungkanlah tali persaudaraan. Jaga lidahmu. Tahan pandangan dari apa yang tidak halal kamu memandangnya. Dan tahan pula pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarkannya.


 “Wahai manusia! Barang siapa diantaramu memberi makan untuk berbuka kepada kaum Mukmin yang melaksanakan shaum di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. Para sahabat bertanya, ‘Kami semua tidak akan mampu berbuat demikian.’ Lalu Rasulullah melanjutkan khotbahnya. Jagalah diri kalian dari api neraka walau hanya dengan sebiji kurma. Jagalah diri kalian dari api neraka walau hanya dengan setitik air.


“Wahai manusia! Barang siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini, dia akan berhasil melewati shiraatalmustaqim, pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Barang siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya dan membantunya di bulan ini, maka Allah akan meringankan pemeriksaannya di hari kiamat.


“Barang siapa yang menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murkanya pada hari dia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa yang memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya di hari berjumpa dengan-Nya, dan barang siapa yang menyambungkan tali silaturahmi di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari dia berjumpa dengan-Nya. Dan barang siapa yang memutuskan silaturahmi di bulan ini, Allah akan memutuskan dia dari rahmat-Nya.


“Siapa yang melakukan shalat sunnah di bulan Ramadhan, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barang siapa yang melakukan shalat fardhu, baginya ganjaran seperti 70 salat fardu di bulan yang lain.


“Barang siapa yang memperbanyak salawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barang siapa yang pada bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama dengan mengkhatamkan Al-Quran di bulan-bulan yang lain.


Lalu Amirulmukminin Ali bin Abi Thalib berdiri dan berkata: ‘Ya Rasulullah, amal apa yang paling utama di bulan ini.’ Rasul yang mulia menjawab, ‘Ya Abul Hasan, amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah Swt.”


Subhanallah, Semoga kita bisa menjalankan ramadhan, oleh karena itu, persiapkan diri sebaik mungkin untuk menyambut bulan ramadhan serta menjalankannya, yuk raih keutaman-keutamaan yang ada didalamnya.


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!