Friday, May 4, 2018

Lingkar Ukhuwah : Membersamai Dalam Ketaatan, Menantikan Terbitnya Fajar Islam


Cikampek, RIH - Ahad, 29 April 2018 menjadi hari yang terpilih untuk para remaja muslimah di sekitaran Cikampek-Klari untuk berkumpul, bertemu, dan melepas rindu. Acara Meet Up #1 ini merupakan reuni bagi peserta yang hadir di acara-acara KARIMAH sebelumnya. Komunitas KARIMAH sukses menyelenggarakan acara Meet up #1 dengan 113 orang hadir dan ikut meraimaikan acara reuni KARIMAH tersebut. 

Acara ini dibalut menyenangkan dengan polesan “warna” ala remaja zaman now. Tema yang diambil untuk acara KARIMAH edisi bulan April adalah “Lingkar Ukhuwah : Membersamai dalam Ketaatan, Menantikan Terbitnya Fajar Islam”. Tema yang diusung ini mendukung konsep acara Meet up #1. Lingkar ukhuwah yang diartikan sebagai sebuah gerakan melingkar, saling menguatkan, saling berbagi sehingga terciptalah ukhuwah Islam yang akan senantiasa bersama dan membersamai dalam menyambut fajar kemenangan Islam. 


Sobat Muslimah… Pemateri acara Meet Up #1 Karimah ini adalah kak Desy Setyorini. Beliau adalah aktivis muda pemerhati remaja yang kece dan cerdas. Ukhuwah, sahabat taat, dan fajar kemenangan. Itulah tiga kata kunci yang disampaikan kak Desy untuk mengawali materinya. Kak Desy menyampaikan kembali landasan apa yang seharusnya ada dalam ukhuwah itu. Digambarkan pula fakta-fakta persaudaraan atau persahabatan yang sekarang sedang marak khususnya dikalangan remaja. Geng motor, geng anak punk, geng sosialita dll. Kak Desy menegaskan bahwa persaudaraan atau persahabatan itu seharusnya dilandasi dengan akidah Islam sehingga senantiasa mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. 


So… Mau berteman dengan siapa kamu? Itu adalah pilihanmu. “Pergaulan yang kamu pilih akan membentuk kepribadianmu” begitu kata kak Desy. “Tentukan Warnamu”. Arus pergaulan saat ini bak banjir bandang yang alirannya  begitu deras. Siap menerkam siapa saja yang dilewatinya.  Nah… sobat muslimah memilih sabahat taat  menjadi salah satu point of view dalam hidup kita. Salah mengambil arus maka bersiaplah terseret arus, menghantam batu, bahkan terjun bebas kedalam jurang kesunyian. Maka tentukan magnet arah yang sesuai dengan pemikiran, perasaan, kecenderungan dan pergaulan dalam Islam. 

Pada point terakhir, kak Desy mencoba menghubungkan ukhuwah islamiyah dengan fajar kemenangan Islam. Digambarkan bagaimana dahsyatnya kehidupan ini ketika kemenangan Islam telah diraih kembali. Dalam hal ekonomi, ilmu pengetahuan, pendidikan, kesehatan dan serba serbi kehidupan akan  mencapai puncak kegemilangan.  Percaya Nggak? Sudah terbukti kegemilangan Islam pernah diraih pada masa Rasullullah SAW., Khulafaur Rasyidin hingga para khalifah. 


Kak Desy berbagi langkah-langkah bagaimana kita sebagai generasi penerus Islam menyambut bahkan menjadi bagian dalam terbitnya fajar kemenangan Islam. 

Step 1 Mengkaji Islam. Fardlu ‘Ain begitulah hukumnya. Dengan mengkaji islam maka kita akan mengetahui bagaimana sempurnanya Islam. Kita akan tahu bahwa Islam tidak hanya mengatur urusan ibadah saja tetapi Islam mengatur seluruh aspek kehidupan.

Step 2 Sahabat Taat. Mencari sahabat yang semakin mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Sahabat taatlah yang akan membantu kita menjaga keistiqomahan diri untuk senantiasa taat kepada Allah SWT.  Bersama sahabat taat dalam bingkai ukhuwah ini pula yang akan senantiasa membersamai diri kita untuk menyambut fajar kemenangan Islam.

Step 3 Syaksiyah Islam atau kepribadian Islam. Upaya mengkaji islam merupakan upaya kita untuk meng-upgrade diri sehingga terbentuk syaksiyah Islam dalam diri kita. Pola pikir dan pola sikap harus senantiasa kita sandarkan kepada tuntunan Allah SWT. 

Step 4 Dakwah. Share Islam with the others. Ajak teman-teman kita untuk merasakan dahsyatnya ukhuwah islam dan kegemilangan islam. Surga itu luas sobat untuk dihuni sendirian. 

Terakhir kak Desy menutup materi dengan Q.S al-Maidah ayat 3: “Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku ridhoi Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”


Usai penyampaian materi dan diskusi, acara Meet Up #1 dilanjutkan dengan pembagian doorprize kepada peserta Meet Up #1. Setelah itu, acara ditutup dengan pembacaan do’a memohon ampunan dan pertolongan Allah untuk tegaknya syariat Allah di bumi ini. Setelah acara ditutup oleh MC, para peserta dan panitia Meet Up #1 beramah tamah dan berfoto bersama. Nantikan kejutan-kejutan lainnya dari Komunitas Karimah Cikampek dalam Meet Up #2.



Reported by  Dhelta Wilis Sam Prabawati (Pemerhati Sosial)

(Meet Up #1 Komunitas KARIMAH Cikampek)



Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

1 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!