Tuesday, May 1, 2018

Lemahnya Iman Hukumpun Tak Membuat Jera



Oleh : Putri Mayang


Baru – baru ini kepolisian Daerah Jawa Timur berhasil mengungkap komunitas pasangan suami-istri yang melakukan aksi saling tukar pasangan dalam berhubungan intim. Komunitas itu melakoni hubungan seks bebas sejak tahun 2013 dan Polisi meringkus tiga pasangan suami-istri anggota komunitas itu. (Senin, 16 April 2018 | 17:09 WIB viva.co.id).

Komunitas membuat grup Facebook tertutup bernama Sparkling sejak tahun 2013. Mereka kerap membuat kesepakatan untuk beraktivitas seksual bersama-sama, juga tukar pasangan. "Untuk bisa bergabung ke grup ini ada syaratnya, di antaranya harus punya surat nikah," kata Yudhistira Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Frans Barung, di Surabaya.

Memang sangat ironih sebuah tindakan yang seharusnya tidak untuk dilakukan oleh pasangan suami istri yang sah dengan melakukan aksi saling tukar pasangan dalam berhubungan intim dan itu dilakukan secara bersamaan dengan pasangannya. Seakan-akan penyakit dimasyarakat tak pernah lepas dalam urusan biologis, coba kita liat sejenak kasus- kasus seksual yang hampir menyerupai diantaranya  kasus, korban sodomi Wawan Sutiono (49) alias Babeh warga Tangerang, bertambah menjadi 41 orang. Sebelumnya diberitakan, jumlah korban sodomi Babeh sebanyak 25 anak dengan usia 7-15 tahun (Sabtu, 6 Januari 2018 metro.sindonews.com ),  Tergiur Tubuh Bongsor, Kuli Bangunan Gagahi Anak Kandung (Kamis, 15 Februari 2018, daerah.sindonews.com).

Ingat dengan selogan “bahwa Negara ini merupakan Negara hukum” nyatanya hukum saat ini tak membuat efek jera, semua ini tak lepas dari kehidupan yang dianut ialah kapitalis yang selalu dibangga-banggakan. Inilah perilaku sesungguhnya, jika iman sudah mulai lemah pemikiran-pemikiran kapitalis sekalipun bisa merasuki tanpa menilai melalui hukum syara.

Mungkin tak dipungkiri kegiatan yang lainnya seperti melakukan dalam hubungan sedarah, homoseks, lesbian, zoophilia(berhubungan seks dengan hewan) dll bisa akan terjadi, selama pemikiran kapitalis, sekuler dan liberal, akan ada masalah yang serupa,  atau mungkin lebih parah lagi dan berdampak pada yang lainnya.

Jika penerapan hukum yang membuat jera dan tidak menimbulkan bagi pelaku yang maka lakukan hukuman yang membuat jera, yaitu Hukum berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala

artinya: "Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka hendaklah kalian dera tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman."

(QS. An-Nuur:2)
Artinya, , jangan sampai kalian tidak melaksanakan hukum Allah dengan alasan kasihan dan perasaan iba, karena perasaan kasihan seperti itu adalah perasaan yang bodoh dan jika tidak melaksanakan hukuman maka keimanan kepada Allah dan hari kiamat diragukan, inilah solusi yang tepat untuk menyelesaikan semua permasalahan yang terjadi.



Walahua’lam

Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!