Thursday, May 3, 2018

Khadijah Wanita Termulia Se-Jagad Raya


Oleh : Arinta Kumala Verdiana


Persada sejarah telah memprasastikan gemerlap bintang yang sangat teristimewa dalam kehidupan insan termulia baginda Rasulullah Muhammad SAW. Bintang yang cahayanya menembus hangat setiap hati yang mendengar kisahnya. Tiada jiwa yang tak terpesona atas mantabnya keimanan, samudera pengorbanan, kilau kedermawanan dan kuatnya pembelaan beliau kepada Sang kekasih tercinta.


Beliaulah Khadijah binti Khuwailid. Wanita termulia sejagad raya. Kenapa rekam jejak beliau sungguh teristimewa ?. Marilah kita menapaki catatan tinta emas yang menggoreskan derai kisah beliau. Siapkan sejengkal ruang dalam sanubari untuk menyimpan rapi sepenggal kisah beliau. Yang denganya akan menjadi pelecut diri untuk berproses menjadi secantik pribadi beliau.


Khadijah adalah Ibunda pertama kaum mukminin. Beliaulah wanita pertama yang mengikrarkan islamnya. Beliau pancangkan imannya di kala yang lain memilih label kafir tersemat dalam dirinya. Di kala penduduk bumi mendustakan risalah utusan-Nya, tanpa ragu sedikitpun beliau membenarkannya. Tumpukan hartanya serasa tiada harga kecuali beliau korbankan seluruhnya untuk kepentingan dakwah sang suami terkasih. Dengan sepenuh jiwa, beliau berikan dukungan untuk dakwah Rasulullah. Kesetiaannya dan ketegarannya tiada tara dalam mendampingi saat-saat sulit dan terhimpit dalam aktivitas dakwah sang belahan jiwa.


Ketika itu kaum musyrik memusuhi Islam dengan  nyata.  Mengintimidasi orang-orang yang beriman kepada Beliau.  Menderakan berbagai macam siksaan yang amat pedih. Terlebih lagi saat Rasulullah sampai pada fase dakwah tafa’ul ma’a al ummah (berinteraksi dengan umat) atau fase dakwah terang-terangan, penduduk di seluruh pelosok Mekkah meluapkan kemarahannya. Mereka memutuskan untuk menentang, memusuhi dan memerangi dakwah Muhammad. Mereka terus-menerus menyerang Rasul dan dakwahnya dengan cara hina dan menyakitkan. Mereka melakukan penganiayaan, propaganda hingga pemboikotan terhadap Rasulullah dan kutlah (kelompok) beliau.


Ketika masa-masa sulit dalam pemboikotan tiada hal yang dilakukan bunda Khadijah kecuali merajut erat kesetiaannya menemani dan mendampingi Rasulullah dengan segenap kesabaran. Berusaha meringankan beban yang menggayuti pundak suaminya. Hingga berakhirlah masa pemboikotan.


Dengan untaian mutiara keistimewaan yang ada pada beliau, maka tak heran beliau mendapat perlakuan spesial dari Allah Rabb semesta alam. Allah menyampaikan salam kepada beliau melalui malaikat Jibril ketika beliau sedang berdua dengan Rasulullah. Dan beliau mendapatkan kabar gembira dari Allah akan mendapatkan sebuah rumah di dalam surga yang terbuat dari bambu tanpa berisik dan tidak melelahkan.


Sungguh tak akan ada lagi dalam pentas sejarah, wanita yang seistimewa beliau. Beliaulah sosok wanita termulia yang patut kita jadikan idola untuk menginspirasi dan memotivasi  kita agar kita selalu berusaha menjadi hamba Allah yang istimewa. Buatlah diri kita istimewa. Istimewa sebagai hamba dengan ketaatan kita pada syariat-Nya. Istimewa sebagai al umm wa rabbah al bayt. Istimewa sebagai pengemban dakwah tangguh yang berjuang mengembalikan peradaban Islam.Agar rekam jejak kita tercatat dengan tinta emas yang kemilaunya tak terlupakan oleh siapapun yang membaca kisah kita.







Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!