Saturday, May 12, 2018

Ketika Menjadi Buruh pun Kita Tak Berdaya


Oleh : Ummu Hanif 


Berita tentang serbuan tenaga kerja asing dan penandatanganan Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing oleh Presiden Joko Widodo, kembali menggema di nusantara. Terlebih bertepatan dengan peringatan hari buruh, tiap tanggal 1 Mei.


Perpres ini ditandatangani Jokowi pada 26 Maret 2018 dan diundangkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada 29 Maret 2018. Perpres ini menggantikan Perpres Nomor 72 Tahun 2014 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing yang dibuat pada era presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono.


Pemerintah berdalih, adanya perpres ini diharapkan bisa mempermudah tenaga kerja asing (TKA) masuk ke Indonesia yang berujung pada peningkatan investasi dan perbaikan ekonomi nasional.


Jika kita mau cermat dengan kondisi negeri ini, masuknya tenaga kerja asing adalah konsekuensi masuknya Indonesia sebagai bagian dari Masyarakat Ekonomi ASEAN pada tahun 2014 dan diberlakukannya  sejak akhir tahun 2015. 


Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengklaim jumlah pengangguran Indonesia saat ini mencapai 5,5% merupakan titik terendah sepanjang sejarah reformasi pemerintahan. "Selama reformasi pemerintahan, ini adalah poin terendah," ucap Hanif Dhakiri disela kunjungannya di Pekanbaru, Selasa (27/2/2018). (www.economyc.okezone.com, 27/2/2018)

Sementara Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan jumlah pengangguran di Indonesia sampai Agustus 2017 mencapai 7,04 juta orang dari 128,06 juta orang angkatan kerja. Jumlah angkatan kerja ini bertambah 2,62 juta orang dibanding Agustus tahun lalu yang sebanyak 125,44 juta orang. Adapun jika dihitung, angka pengangguran pada Agustus 2017 ini meningkat sekitar 10.000 orang jika dari total angkatan kerja pada Agustus 2016 yang mencapai 125,44 juta orang. (www.bps.co.Id. 6/11/2018)


Sementara itu, fakta jumlah tenaga kerja asing yang ada di Indonesia mengalami kondisi yang berkebalikan. Jumlah tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia justru mengalami peningkatan.


Kementerian Tenaga Kerja mencatat, jumlah tenaga kerja asing (TKA) hingga saat ini mencapai 126 ribu orang atau meningkat 69,85 persen dibandingkan akhir 2016 sebanyak 74.813 orang. Mayoritas pekerja tersebut berasal dari China. 


Masuknya tenaga kerja asing tidak bisa dipisahkan dari banyaknya investasi asing yang masuk ke Indonesia, terutama China yang banyak berinvestasi di Indonesia. Dengan alasan menjalankan proyek mereka, maka mereka pun membawa tenaga ahli bahkan buruh dari negara mereka sendiri.


Sebagaimana yang dilansir liputan 6.com (1/1/2018), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memberikan catatan buruk nasib kaum buruh selama 2017. Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, salah satu catatan yang mereka sampaikan adalah merebaknya tenaga kerja asing (TKA) unskill yang berakibat para pekerja Indonesia seperti tersisihkan. Lapangan pekerjaan yang semestinya bisa menyerap tenaga kerja, tidak terjadi. 


Semua kesulitan dan beban yang di hadapi rakyat sepertinya bukan masalah utama bagi penguasa, yang penting segala keinginan dan kepentingan mereka tercapai kepentingan rakyat di abaikan.


Padahal pemimpin harusnya mampu memenuhi semua kebutuhan rakyatnya, dan mampu menunaikan semua hak rakyatnya dengan baik.


Dalam Islam posisi pemimpin ibarat perisai yang senantiasa mampu menjadi pelindung bagi rakyatnya, sebagaimana sabda Rasululloh: "Seorang pemimpin adalah perisai. Rakyat akan berperang dibelakangnya dan berlindung di belakangnya."


maka cukuplah do’a Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut untuk direnungkan, 


اللهُمَّ، مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ، فَاشْقُقْ عَلَيْهِ، وَمَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَرَفَقَ بِهِمْ، فَارْفُقْ بِهِ

"Ya Allâh, barangsiapa mengurusi sesuatu dari urusan Umatku, lalu dia menyusahkan mereka, maka susahkanlah dia. Dan barangsiapa mengurusi sesuatu dari urusan Umatku, lalu dia bersikap lembut kepadanya maka bersikap mbutlah kepadanya”. (HR.Muslim).


wallahu a’lam bu ash showab






Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!