Saturday, May 26, 2018

Kenali Diri, Lejitkan Potensi (Bag. 1)


Oleh : Al Azizy Revolusi

.

Akibat begadang semalam, kelopak mata jadi berat. Rencana mau ikut kajian fiqih ba'da subuh, malah tepar di atas tempat pembaringan. Saat bangun, kepala terasa berat. Badan lemas. Terlihat dibalik cermin mata sayu yang seolah berkantung di bawahnya.

.

Ini bukan kali pertama. Sering sebenarnya. Kalo tak bisa dikata 'kebiasaan', begadang sudah menjadi aktifitas harian. Tanpa menyalahkan dakwah, semoga termasuk seperti yang disinggung bang Rhoma dalam lagunya, 'Begadang boleh saja, kalo ada perlunya'. In syaa Allah.

***


Pernah mengalami peristiwa di atas? Begadang hingga mata bengkak dan tubuh lunglai lemah? Kira-kira apa sebabnya?

.

Kawan, Allah Swt menciptakan manusia dengan bentuk yang sempurna. Ini sudah terabadikan dalam Al Quran:

.

"Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya," (QS. At-Tin [95] : 4)

.

Manusia adalah makhluk terbaik. Ia diciptakan berbeda dengan makhluk lainnya. Bentuk kesempurnaan penciptaan itu Allah wujudkan dalam diri manusia yang disebut khasiyatul hayah. Potensi kehidupan. Atau khasiyatul Insan (potensi manusia).

.

Potensi ini Allah ciptakan sepaket dengan penciptaan manusia itu sendiri. Jadi semua manusia pasti punya potensi kehidupan yang melekat padanya. Tak ada manusia yang lahir tanpa potensi ini. Potensi apa itu?

.

Khasiyatul Insan atau potensi manusia itu ada dua. Pertama; Hajatul Uduwiyah atau Kebutuhan Jasmani. Kedua; Al Gharaiz atau naluri. Ketiga; Al Aqlu atau Akal.

.

Pertama, hajatul uduwiyah alias kebutuhan jasmani. Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan fisik. Kebutuhan yang muncul dari dalam diri manusia. Pemenuhannya berdampak pada jasmani sehingga memenuhinya adalah kewajiban. Karena jika tak dipenuhi, bisa mengakibatkan kerusakan fisik bahkan dapat menyebabkan kematian.

.

Penampakan dari potensi ini bisa kita rasakan sendiri. Rasa lapar, haus, kantuk merupakan contoh dari penampakan al hajatul uduwiyah. Misalnya rasa lapar, membutuhkan pemenuhan. Rasa lapar ini datang dari dalam tubuh manusia. Dan jika tak segera dipenuhi akan menyebabkan kerusakan fisik (maag). Dan jika masih tak terpenuhi bisa menyebabkan kematian.

.

So, kenali diri. Kalo lapar, segera tidur. Kalo haus, minum. Asal jangan siang-siang. Masih puasa bro. Ntar batal. Eh, karena penulis ngantuk, harus segera dipenuhi nih. Bersambung besok.. Cusss.. Zzz..

.

Puosu, 19 Mei 2018


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!