Monday, May 7, 2018

Kamulah Agent Of Change


Oleh : Hastaria Marissa, S.P (Penulis)


Seputar Agent Of Change

Bagi kamu yang mahasiswa tentu  tidak asing lagi dengan istilah ini, iya khan?. Gelar mahasiswa didapat ketika menuntut ilmu dalam strata teratas setelah menempuh tingkatan-tingkatan pendidikan. Mahasiswa sering menjadi pusat perhatian. Kenapa? Mahasiswa identik dengan wawasan yang luas en tingkat intelektual yang tinggi. Maka aktivitas or aksi mahasiswa yang hadir dari keprihatinan serta kekritisan terhadap kondisi negeri ini menjadi pusat perhatian. Itulah kelebihan mahasiswa. 

Sobat muslim, karena itulah maka gelar agent of change diidentikkan kepada mereka. Maka,  khususnya mahasiswa harus paham lho apa itu maksud dari agent of change, sehingga melahirkan aplikasi yang benar dalam diri mahasiswa en dalam kehidupan bermasyarakat. Setuju atau setuju bingit ... he

Menurut definisi bahasanya apa sih  agent of change itu?. Berasal dari 2 kata yaitu agen en Change. Agent adalah wakil or perantara, sedangkan change adalah perubahan or pertukaran. Maka dapat disimpulkan bahwa agent of change adalah sebuah perantara perubahan.

Jadi, dari pengertian ini didapat bahwa agent of change tidak hanya diidentikkan dengan mahasiswa saja. Tapi orang atau pemuda-pemudi or perantara yang melakukan perubahan. Karena gelar mahasiswa tidak dia dapatkan lagi ketika lulus. Tapi setelah itu bisa jadi dia melakukan perubahan ditengah masyarakat.

Lalu pertanyaannya, agent seperti apakah yang melahirkan perubahan?Apakah seperti James Bond 007???



Memaknai Perubahan

Sobat muslim, kita manusia adalah makhluk sosial atau berinteraksi dengan manusia yang lainnya, misalnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial or pergaulan, ekonomi en lainnya. Itu adalah kebutuhan manusia lho. Manusia perlu sekolah atau pendidikan, perlu dokter kalau sakit, perlu uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Benar nggak?

Namun, ketika kebutuhan-kebutuhan itu dalam prosesnya terhambat untuk terpenuhi tentunya akan melahirkan kegalauan, kecemasan, kekhawatiran bahkan mungkin kematian. Sampai separah itu ya ... ups.

Manusia alamiah perlu makan dan minum khan, maka dia perlu uang untuk memenuhi kebutuhannya. Uang didapatkan dengan melakukan suatu upaya. Ketika dia tidak mendapatkan makanan en tidak terpenuhi kebutuhannya akan menyebabkan kematian bukan?. Fakta hal ini terjadi lho dimasyarakat misalnya kasus busung lapar, gizi buruk dkknya. 

Maka ketika kebutuhan manusia terkait pendidikan, kesehatan, sosial or pergaulan, ekonomi en lainnya tidak terpenuhi akan mendorong dirinya untuk mempertahankan dirinya. Dipenuhinya dengan melakukan tindakan-tindakan atau perubahan.

Tentunya ketika menginginkan perubahan dalam kehidupan, tentunya dengan cara yang baik dan tepat. Perubahan berkelanjutan yang dapat menyelesaikan masalah mereka dengan tuntas.

Lalu perubahan seperti apakah yang melahirkan perubahan yang tuntas, baik dan tepat???

Kamulah Agent Of Change

Sobat muslim, jika kita memperhatikan dimasyarakat ada bermacam-macam jalur deh. Kita namain aja pemuda or pemudi. Jalur 1 Pemuda yang prihatin dan melakukan perubahan. Jalur 2 pemuda yang EGP or emang gue pikirin. Jalur 3 yang terbuai dengan kehidupan sekulerisme saat ini dan jalur 4 pemuda yang sadar akan kerusakan yang ada dan menjadi agent of change.

Yang manakah yang kamu pilih???Jalur 1,2,3,4

Sebelum memilih lihat dulu denahnya ya!

Jalur 1  Pemuda jenis ini, tidak memahami hakekat perubahan, mudah terpengaruh dengan kehidupan saat ini or solusi praktis. Menggunakan kaidah “daripada tidak”, “mendingan” dkknya.

Jalur 2 Pemuda jenis ini cuek  or EGP. Sibuk dengan dirinya, masalahnya. Tidak peduli disekitarnya. Yang penting hidupku enak, nyaman peduli amat dengan yang lain or individualis.

Jalur 3 Pemuda jenis ini, merasa nyaman dengan kehidupan saat ini terbuai en hanyut serta mengagungkan kehidupan saat ini dengan gaya hidup liberal, individulisme en kawan-kawannya.

Jalur 4 Pemuda jenis ini memahami kondisi yang rusak en mamahami kebangkitan yang sejati yang bersandar dari aqidah sebagai seorang muslim dengan pemahaman bahwa dirinya makhluk yang lemah, terbatas yang tidak tahu apa yang terbaik. Tidak layak membuat aturan dan yang menghadirkan pencipta dalam setiap pemikiran dan langkahnya. Perkataan Allah dalam Al-quran bahwa “Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga kaum itu merubah keadaan yang ada padanya”

Lalu jalur manakah yang  kamu pilih … Jalur 1,2,3 or 4. Pastinya hidup adalah pilihan yang akan dipertanggungjawabkan dihadapannya. Maka segera tentukan jalurmu selagi engkau masih bernyawa. (*HM)



Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!