Friday, May 4, 2018

Kalianlah Ummat Terbaik


 Puji Ariyanti 

( Ibu dan Pemerhati Generasi ) 


Ketika matahari  beranjak pergi menjumpai senja, di setiap sudut kota di negeri ini di jumpai remaja-remaja penikmat jamuan cafe-cafe yang menawarkan fun bagi mereka.


Dengan fasilitas wifi tanpa batas mereka benar-benar terperdaya. 


Sempurnanya upaya  barat meracuni pemikiran umat Islam agar dijauhkan dari agamanya. Hingga pada akhirnya Islam menjadi agama yang tersisih bagi muslim itu sendiri.


Sebuah desain yang sempurna untuk meracuni generasi islam. 


Ini adalah bentuk Perang Pemikiran dikalangan remaja ( ghozwul fikr ). Adalah,  sebuah cara lain dari barat untuk melumpuhkan  umat Islam. 

Mereka menyadari perang fisik tidak mungkin mereka menangkan. 


Remaja adalah generasi yang penuh warna. food- fun- Fashion yang merupakan rangkaian yang tidak terpisah, yang mewarnai kehidupan mereka.  


Lewat ghozwul fikr,  food ( makanan ) membuat muslim tidak menyadari konsep  haram telah membanjiri produk makanan. 


Fun ( menyenangkan ) hal yang dapat melalaikan kaum muslimin dari persoalan negeri ini lewat  musik, nobar film, nobar bola, nonton konser,  kumpul-kumpul dengan teman, love, pacaran dan sebagainya. 


Fashion ( pakaian ) yang mengarahkan remajanya pada pemikiran bahwa pakaian itu adalah gaya hidup dan sebuah penampilan,  bukan pada ketaatan menutup aurat. 


Sejatinya, semua serangan pemikiran ini tujuannya satu, agar kaum Muslimin menjauh dari Alquran dan As-Sunnah yang merupakan sumber kekuatan. 


Sebagaimana Rasulullah  bersabda,  "Aku titipkan kepadamu sekalian dua perkara. Jika kamu pegang teguh kedua perkara tersebut,  maka tidak akan pernah sesat selama - lamanya,  yaitu kitab Allah ( Alquran  )  As-Sunnah Rasullah SAW. ( HR. Bukhari dan Muslim ) 


Ketika Alquran dan As-Sunnah bukan lagi menjadi sumber kehidupan dan Allah bukan lagi sumber kebahagiaan manusia, lantas siapa lagi yang menjadi sumbernya. 

Tentu saja materi yang akan menggantikan Allah sebagai sumber kebahagiaan manusia. 


Cafe-cafe yang menyajikan makanan terenak akan menjadi tempat nongkrong  paling favorit. 


Bagi muslimah khimar dan Jilbab menjadi hal yang kuno untuk di taati. Dan standardnya bukan kewajiban lagi, tetapi ingin terlihat cantik. 


Ukuran sukses adalah memiliki wajah cantik,  mobil mewah,  rumah mewah dan sebagainya. 


Rasulullah bukan sebagai idola,  namun artis yang lagi naik daun.  Masjid bukan lagi tempat favorit namun tempat-tempat konser atau stadion. 


Adalah, kewajiban kita sebagai muslim menolak ide-ide mereka yang bertentangan dengan konsep selain Islam. Jadikan syariat Islam sebagai pemutus setiap persoalan. 


Pahami alquran  dan As-Sunnah ( #Ngaji ) dan amalkanlah keduanya, InsyaaAllah tipu daya mereka akan musnah. 


Wallahu a'lam bish-shawabi. 



Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!