Saturday, May 12, 2018

Islam Wasathiyah : Agenda Menjegal lslam Politik dan Perjuangan Khilafah


Oleh : Mira Sutami H. ( Pemerhati Sosial dan Generasi - Tulungagung )


Komisi Dakwah dan Pengembangan  Masyarakat Majelis Ulama lndonesia ( KDPM - MUI ) sedang menyelenggarakan kegiatan Muhibah dai Serumpun lima negara ASEAN pada tanggal 7 - 15 Mei 2018. Melalui kegiatan ini duta dai KDPM - MUI nantinya akan berkunjung ke Malaysia, Thailand, Kamboja, dan Singapura untuk menyebarkan lslam Wasathiyah kepada para dai kawasan Asia Tenggara. 


"Para duta dai KDPM - MUI ini akan melakukan koordinasi dan komunikasi kepada para dai ASEAN dalam rangka merealisasikan ajaran lslam Wasatyiah , ukhuwah islamiyah dan insaniyah dikawasan ASEAN ", Ujar ketua KDPM - MUI KH. Chalil Nafis kepada Republika .co. id Sabtu ( 5/5 ). Pengasuh pondok pesantren Cendekia Amanah Depok ini menuturkan perkembangan lslam di kawasan Asia Tenggara saat ini menunjukkan sebuah kekuatan baru. lslam yang tumbuh dalam keberagaman adat, budaya dan sosial telah memberi warna kehidupan yang penuh dengan kedamaian " Masyarakat yang wasathi, moderat, dan toleran adalah salah satu indikasi kuatnya peran lslam dalam membangun modernisasi lslam dikawasan Asia Tenggara atau negara- negara serumpun " ucapnya.


Menyatukan umat lslam adalah yang baik karena saat ini umat lslam telah pecah belah dan terkotak- kotak dalam lingkaran nasionalisme. Karena kungkung nasionalisme itulah umat lslam menjadi lemah walaupun jumlah kaum muslimin di dunia ini mayoritas. Namun umat lslam bak buih di lautan yang lemah tidak berdaya. Terbukti banyak kaum muslimin yang dibantai dimana - mana misal di Suriah, Rohingya, Palestina, dan masih banyak lagi. Sayangnya, kaum muslim hanya bisa mendoakan dan tak bisa apa - apa. Inilah hal yang membuktikan bahwa umat lslam harus bersatu karena dengan persatuan kita akan kuat. Hal yang dapat menyatukan adalah ikatan akidah yang benar. 


Mungkin lslam Wasathiyah masih asing di telinga masyarakat. lslam Wasathiyah adalah satu ruh atau setali tiga uang dengan lslam liberal dan lslam nusantara yang mengebiri lslam karena lslam hanya dijadikan agama ruhiyah semata dan menjauhkan lslam dari politik. Tentu saja akan menghambat tujuan penegakan khilafah dengan dalih perdamaian, toleransi dan deradikalisasi. Kemunculan  dari lslam Wasathiyah memang karena pemikiran sekuler yang telah bercokol pada benak umat muslim. Dan hal itulah yang semakin menjauhkan umat dari ajaran lslam yang mulia.  

 

Dari lahirnya atau tercetusnya saja dari pemikiran sekuler yang memang dilarang oleh lslam. Namun  karena umat saat ini lebih bangga dengan produk barat dan ditambah dengan akidah yang dimiliki kaum muslim lemah maka wajarlah bila berkembang lslam yang nyeleneh seperti lslam liberal , lslam nusantara, dan lslam Wasathiyah ini semakin berkembang pesat. Ketiganya sama saja intinya memisahkan agama dari politik. Tanpa disadari memisahkan lslam dari politik adalah salah satu agenda penjajahan barat dan antek - anteknya. Mereka ingin melanggengkan hegomoninya dan hal itu seharusnya diwaspadai oleh umat lslam seluruhnya. Karena jelas penjajah tak akan ridho terhadap umat lslam sebelum kita mengikuti sejengkal demi sejengkal milah mereka. Dan merekapun tahu bila umat lslam bersatu dan menjadikan lslam sebagai panduan hidup manusia maka lslam akan kuat, mulia dan kembali jaya seperti masa kekhilafahan dahulu sebelum runtuh. Harus diingat isi rekomendasi Rand Corp dan Nixon Centes.

 

Yang perlu ditanyakan pada umat lslam saat ini yang memperjuangkan lslam liberal, lslam nusantara, dan lslam wasathiyah apakah dapat membuat umat lslam menjadi mulia dan bangkit dari keterupukan ? Tentu jawabannya tidak karena ketika kita buta politik dan masih mengagung - agungkan sekuleris liberal umat akan tetap terpuruk dan menjadi bulan - bulanan ideologi lainnya dan juga pengikut ideologi tersebut. Salah satu contoh ketika lslam dinista oleh orang di luar lslam dan kejadian semakin hari semakin banyak saja. Tapi kaum muslimin hanya bisa mengutuk saja tak ada yang bisa membela dan memberikan solusi kongkrit terhadap masalah ini.  Kejadian terus saja terjadi bahkan kaum muslimnya sendiri juga ikut menghina lslam. Apakah itu bisa disebut sebagai kaum yang mulia? Nah, sudah terbukti nyata bila umat lslam bila jauh dari politik dan lslam yang murni maka keadaannya akan tetap seperti ini terpuruk dan tidak akan sejahtera. 


Kemuliaan peradaban umat hanya dapat dikembalikan dan diraih manakala lslam diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan dan umat bersatu dalam naungan institusi khilafah. Bukan dengan menjauhkan syariat lslam dalam mengatur kehidupan. Ketika syariat lslam diterapkan secara kaffah atau menyeluruh seluruh umat muslim akan menjadi tentram dan hidup mulia. Karena lslam melindungi kaum muslimin baik harta, jiwa,  akidah, akal, dan lain - lain. Tidak seperti sekarang ini nyawa manusia dianggap murah hingga pembantaian kaum muslimin terjadi dimana - mana. Penghinaan terhadap kemuliaan lslampun sekarang marak pelanggaran tersebut dalam lslam akan dihukumi dengan penjara 5 sampai 10 tahun apa bila pelaku non muslim dan bila muslim maka dianggap murtad dan diberi sanksi hukuman mati. Benar - benar memberikan sanksi yang sepadan dengan perbuatan dan tentu saja pasti membuat jera pelaku dan tentu saja orang lain tidak akan melakukan hal yang sama. Nah itu contoh kecil penerapan syariat lslam bagaimana jika diterapkan secara kaffah. Oleh karena itulah kini saatnya kita kembali kepada lslam kaffah dan bergandengan tangan antara umat lslam di seluruh penjuru dunia untuk memperjuangkan tegaknya institusi yang dapat menyelamatkan umat tak lain khilafah lslam.     






Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!