Saturday, May 5, 2018

Investasi Cina Dengan Syarat keluarkan Perpres no. 20/2018, Untungkah Indonesia?


Oleh: Fatimah (Ibu Peduli Generasi)


Banjir TKA (Tenaga Kerja Asing) asal Cina di berbagai daerah di Indonesia menjadi polemik baru.


Pemerintah beranggapan dengan dipermudahnya proses perizinan masuknya tenaga kerja asing (TKA) akan menarik investasi asing. Oleh karenanya pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018.


Investasi Cina yang mereka tawarkan penuh dengan syarat. Mereka mau berinvestasi asal Indonesia membuka pintu TKA Cina dengan mudah. Tidak hanya tenaga ahli yang dulu diperbolehkan. Namun sekarang buruh-buruh kasarpun mereka datangkan dari Cina. Juga berbagai barang baku yang harus dari mereka.


Apakah investasi seperti demikin itu menguntungkan kita?


Pemerintah seharusnya mau berpikir jauh kedepan, serta mempertimbangkan dampak sosial dari masuknya TKA Cina ke Indonesia. Cina sendiri memberikan syarat dari investasinya itu karena di negaranyapun masalah pengangguran meningkat. Serta wilayah negara Cina yang padat penduduknya mengakibatkan pemerintahannya mencari cara menyelesaikan masalah negaranya dengan mengekspor tenaga kerjanya ke Indonesia.


Isu-isu pun merebak. Ada kehawatiran mereka adalah militer yang dipersenjatai. Yang dengan misinya menguasai wilayah NKRI berbalut investasi seperti halnya Anggola yang sudah dicaplok karena tak mampu bayar hutang. Dan isu lain masalah upah. Mereka TKA asal Cina digaji 3 kali lipat daru tenaga kerja lokal. (https://nusantara.news/serbuan-tenaga-kerja-asing-antara-investasi-dan-invasi/)


Pemerintah tidak mewaspadai banjir TKA ini dari sisi Kultur yang berbeda serta ada aroma penjajahan lewat investasi ini.


Kultur mereka yang bergaya hidup bebas jauh dari aturan agama akan menambah masalah sosial. Dimana sebelumnya kultur Barat LGBT, Free sex, Legalisasi Miras telah banyak mengotori tanah Indonesia tercinta ini.


Lalu, aroma penjajahan melalui sisi investasi ekonomi ini, tidak membuka mata para petinggi pemerintah. Bahwa Indonesia tengah dikendalikan oleh negara lain. Negara kita tak ada mandirinya secara pemerintahan maupun secara ekonomi. Neoimprealisme (penjajahan gaya baru) melalui  investasi telah merenggut kehormatan bangsa ini.


Seharusnya Pemerintah mengembalikan fungsinya sebagai pengurus urusan umat.  Bukan malah melayani kepentingan para investor. Seharusnya pula, Pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan yang layak bagi rakyatnya. Buka membuka kran bagi TKA. Padahal di negara kita persaingan mendapatkan pekerjaan makin meningkat tiap tahunnya. Karena lulusan SMK, SMA yang tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi makin banyak. Belum ditambah lulusan kuliahan atau Perguruan Tinggi. Yang tiap tahunnya banyak pula. Seharusnya pemerintah lebih konsentrasi untuk anak bangsa. Jangan membuat keadaan maki sulit.



"Aisyah r.a. bicara : Aku sudah mendengar Rasulullah SAW bersabda di rumahku ini : Ya Allah siapa yg menguasai sesuatu dari urusan umatku, lalu mempersukar terhadap mereka, sehingga persukarlah baginya. Dan siapa yg mengurusi umatku lalu berlemah lembut terhadap mereka, sehingga permudahlah baginya. (HR. Muslim)


Semoga para pemimpin negeri ini cepat menyadari. Kebijakan yang mereka keluarkan seharusnya mempermudah urusan rakyat. Bukan mempersulit.


Jika hal ini terus dibiarkan, maka bukan tidak mungkin kita warga negara lokal akan tersingkirkan.  Investasi itu pasti penuh syarat dengan merenggut hak-hak warga negara Indonesia sendiri. Dimana untungnya?


Benarkah investasi wujud keberhasilan suatu bangsa? Mari sama-sama kita pikirkan kembali. Namanya berhutang riba (investasi) itu penuh syarat.  Bukannya menguntungkan. Tapi ruginya sudah nampak. Kita diperbudak oleh keinginan investor. Apalagi dalam Islam riba sudah jelas-jelas diharamkan. Bukan mustahil jika tanah air dijadikan jaminan hutang bisa dilelang. Mengerikan bukan? Kapan Indonesia bebas hutang ya gaes? Rindu berat diterapkan aturan Allah ya gaes? Pastinya pemerintahan yang amanah dan tahu hukum Allah takan mengecewakan.  Wallohu'alam.


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!