Tuesday, May 1, 2018

Ibu Pengantar Surga

 

Oleh : Riska Maryana


Ibu sangat berperan dalam perkembangan anak.Ibu merupakan motivator bagi anak nya.Ibu juga ialah madrosah ula ( pendidik pertama) bagi anak.

Seperti hal nya orang menanam padi di sawah senantiasa di beri pupuk,di rawat nya padi hingga menguning,di jaga nya padi dari serangan hama,agar padi bisa di panen dan tentunya menjadi beras yang di konsumsi oleh ratusan atau bahkan jutaan orang.Begitu pula hal nya dengan ibu senantiasa memberinya nutrisi,pengajaran dan arahan yang sesuai dengan tuntunan Allah,serta di jaga nya anak agar tumbuh menjadi anak yang tidak hanya bermanfaat bagi orang tua,tetapi bagi orang lain terlebih bagi agama Allah SWT.

Pemahaman yang keliru

Tak jarang kita temui ibu yang keliru dalam hal melihat pergaulan anak,sering kali ibu ikut mendukung aktivitas pacaran anak,dengan alasan anak nya masih muda untuk menikah masih harus sekolah atau ibu yang risih ketika mendengar anak di bilang jomblo tak laku,Alhasil ibu mengambil jalan tengah dengan mengizinkan anak pacaran yang jelas di larang Allah.Sebagaimana firman -Nya :
"Dan janganlah kalian mendekati zina,sesungguhnya zina adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.(QS.Al-Israa[17]:32).
Sering juga kita jumpai ibu yang menginginkan anak perempuan nya bekerja di perusahaan karena masalah ekonomi menghimpit dan ingin melihat anak hidup berkecukupan dalam hal materi tetapi terkadang lupa syariat illahi.Pada dasarnya bekerja hukum nya boleh bagi perempuan selama tidak melanggar hukum syara dan tidak menanggalkan kewajiban nya sebagai perempuan.

Jasa yang tak terbalaskan

Sejatinya anak tidak bisa membalas semua jasa orang tua,terlebih seorang ibu yang telah mengandung selama 9 bulan lama nya,belum lagi rasa sakit nya saat melahirkan,di susui dan di rawat anak,serta lain sebagai nya tidak terhitung bahkan tidak bisa di hitung jasa-jasa orang tua terhadap anak.Sebagaimana sabda Rosulullah SAW."Seorang anak tidak dapat membalas (kebaikan) kepada orang tua nya melainkan anak itu mendapatkan orang tua nya sebagai hamba sahaya lalu dia membeli nya kemudian memerdekakan nya (HR.Muslim).

Perlu nya pemahaman islam bagi ibu agar tidak tergerus oleh pemahaman sekuler (pemisahan agama dari kehidupan) yang merusak tatanan kehidupan.Sebaliknya justru  ibu yang mampu mengantarkan anak menuju surga -Nya,dengan memotivasi dan mendidik anak untuk senantiasa berada di jalan yang Allah ridhoi.seperti halnnya kisah, ibu yang biasa di kenal ibu para syuhada.

Khansa Binti Amru RA

Khansa adalah seorang penyair wanita yang cukup terkenal pada masa jahiliyah.Ketika Nabi SAW telah berada di Madinah,bersama beberapa orang kaum nya dari kabilah Bani Sulaim,Ia datang menghadap beliau untuk memeluk islam.Ia mempunyai empat orang anak lelaki yang semua nya ikut memeluk islam.

Ketika terjadi perang Qadisiyah pada tahun 16 H,Pada masa khalifah Umar Bin Khatab,Khansa memotivasi anak-anak nya untuk turut serta dalam perang tersebut.Keahlian bersyair nya di gunakan untuk mempengaruhi dan memberikan semangat jihad pada mereka.Di ingatkan nya tentang kemuliaan berjuang di jalan Allah,keteguhan ayah dan paman-paman nya dalam membela agama Allah.Sampai akhir nya ia berkata,"Jika besok kalian bangun dalam keadaan sehat,berjihadlah kalian dengan penuh keberanian dan dengan mengharap pertolongan Allah.Majulah dengan semangat juang yang tinggi,masuklah dalam medan pertempuran,lawan lah para pemimpin orang-orang kafir itu,In syaa Allah kalian akan masuk surga dengan penuh kemuliaan dan kehormatan.

Ucapan-ucapannya tersebut di rangkai dalam sebuah syair yang indah,dan amat membekas di hati para putra-putra nya sehingga semangat mereka begitu menggelora untuk segera terjun dalam pertempuran tersebut.Keesokan hari nya mereka bertempur sambil membaca syair ibu nya,sampai akhir nya satu persatu dari mereka menemui syahid nya.Ketika berita ini di sampaikan kepada Khansa sang ibu yang kehilangan empat putra nya tersebut sama sekali tidak bersedih,justru ia bersyukur dan berkata "Alhamdulillah,segala pujian hanya kepada Allah,yang telah memuliakan aku,dengan menjadikan anak-anak ku sebagai syuhada".(kisahsahabatnabi.blog.spot).

Wallahu a`lam bi ash-shawab.


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!