Sunday, May 20, 2018

Gara-Gara Tidak Dibelikan HP, Remaja Ponorogo ini Membakar Rumah Orangtuanya


Oleh : Sera Alfi Hayunda 

Mahasiswi IAIN Ponorogo


Seorang remaja yang dikenal bernama Agung usia 18 tahun ini tega membakar rumah orangtuanya yang bernama Gumbek hingga ludes tak tersisa. Seperti dikutip dari TribunNews, insiden ini terjadi di Dukuh Krajan, Krebet, Jambon, Ponorogo pada hari Jum’at tanggal 18 Mei 2018 kemarin sekitar pukul 14:30 WIB.


Peristiwa ini bermula ketika Agung meminta HP dan sejumlah uang kepada ayahnya. Akan tetapi oleh ayahnya kemauanya itu tidak dituruti. Di kutip dari berita yang ada di Radio Gema Surya Ponorogo hal itu di lakukan ayahnya karena baru saja sekitar dua bulan yang lalu meminta sepeda motor dan sudah dibelikan. Hal ini terpaksa dilakukan Gumbek karena Agung meminta sepeda motor dengan beberapa ancaman. Dan ancaman itu berulang ketika Agung meminta HP dan sejumlah uang, tapi untuk kali ini ancaman itu tidak di indahkan oleh ayahnya.   


Ketika ancamannya tidak di indahkan Agung dipenuhi luapan emosi dan tanpa berfikir panjang dia membakar kayu di depan rumahnya dan meninggalkannya. Karena cuaca panas dan berangin Api pun membesar dan membakar seisi rumah termasuk uang tabungan Gumbek yang berjumlah Rp 3 juta.


Sementara itu, Kapolsek Jambon AKP Djoko Winarto mengatakan, polisi yang datang ke lokasi langsung berusaha memadamkan api bersama warga. Namun, api sulit dipadamkan karena angin yang kencang.


Sungguh kejadian ini membuat kita semakin mengelus dada. Bagaimana tidak, semakin hari kasus remaja semakin bertambah saja variasinya. Kebanyakan mereka saya lihat seperti sudah tak punya rasa kasih kepada orang tuanya, hingga membuat orang tua pilu dan sedih menjadi hal yang biasa. Entah, siapa yang harus disalahkan atas semua kejadian itu. Sebab semua dari kita punya andil dalam melahirkan remaja yang bermoral kurang baik. 


Baik keluarga, lingkungan, masyarakat dan negara jika terjadi hal seperti ini membuktikan akan kegagalannya. Ya bener, kegagalan dalam mendidik generasi penerus tahtanya. Padahal kita tau di pundak para remaja inilah negara ini akan di junjung. 


Jangankan memikirkan negera, banyak remaja saat ini hanya sibuk dengan diri mereka sendiri. Tentu hal ini sangat di sayangkan bukan, mau jadi negara seperti apa kita jika mayoritas remajanya hanya sibuk memikirkan kesenangan pribadinya. Bahkan memberi solusi beli HP saja tidak mampu dan emosi yang di majukan.


Wahh saya menjadi geram melihat kejadian ini. Sebagai remaja saya tak habis fikir dengan yang di lakukan Agung ini. Sungguh malu rasanya ketika mengaitkan dengan Remaja di zaman Old. Yaps zaman Old low, seperti pemuda keren Muhammad Al-Fatih yang baru berusia 21 tahun tapi dia mampu menaklukan Konstatinopel (sekarang Turki) yang kekuatan militernya lebih dari Amerika yang sekarang.


Ada lagi kisah Thalhah bin Ubaidillah, seorang pembesar utama barisan Islam di Makkah, singa podium yang handal, pelindung Nabi saat perang Uhud berkecamuk dengan tujuh puluh luka tusuk tombak. Juga Sa’ad bin Abi Waqash, seorang ksatria berkuda Muslimin paling berani di saat usianya baru menginjak 17 tahun, ia juga dikenal sebagai pemanah terbaik. Ada juga Usamah bin Zaid, namanya terkenal harum sejak usia 12 tahun, mukmin tangguh dan muslim yang kuat, Rasulullah menunjuknya sebagai panglima perang di usianya yang ke-20 dan memimpin armada perang menggempur negara adikuasa Romawi di perbatasan Syiria dengan kemenangan gemilang. Dan masih banyak lagi lainnya.


Lalu pertanyaanya kita yang katanya Kids Zaman Now yang keren dan lebih maju daripada Zaman Old kok disandingkan terasa tidak pantes ya ? Betul tidak ?. terasa lebih keren mereka yang di Zaman Old. 


Bayangkan mereka yang di Zaman Old di usia remaja telah mampu memposisikan diri untuk tidak hanya memikirkan dirinya sendiri tapi juga masyarakat dan negaranya. Nah kita sekarang bagaimana ? 


Yuk mari kita sama-sama merenung dan mari bersama-sama berubah ke arah yang lebih baik. Mari kita posisikan diri kita sebagai Remaja yang berpretasi tidak hanya di mata dunia tapi berprestasi di mata akhirat juga.




Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!