Tuesday, May 15, 2018

Demam Tiktok, Awas Kepentok!


Oleh : Fida Hafiyyan Nudiya, S.Pt

(Anggota Komunitas Revowriter)


Seorang remaja putri berseragam putih-abu penuh coretan nampak sedang berjoget-joget di hadapan kamera HP yang ditaruh di depan wajahnya, tak lupa hijab poni dan lipstik tebal menghiasi penampilannya. Ia asyik menggerak-gerakkan kedua jari telunjuk dan jari tengahnya seperti mengajak "ayo, ayo", memelet-meletkan lidah, dan memejam-melekkan matanya sembari diiringi musik yang liriknya tidak begitu jelas.

"Aisyah jatuh cinta pada Jamilah..."

Itulah sepenggal lirik yang ada pada lagu dalam aplikasi Tiktok. Dilihat dari liriknya, lagu ini menggambarkan hal yang tidak benar. Aisyah tentu saja nama seorang perempuan, yang diilhami dari sosok istri Nabi Muhammad Saw, begitupun Jamilah yang notabene nama perempuan.

Rupanya demam Tiktok sedang melanda para remaja kekinian. Lihat saja tagar #Tiktok di sosial media, banyak sekali remaja yang gandrung mengikuti trend ini. Ada juga yang melakukan berdua atau beramai-ramai bersama teman-temannya, dengan latarbelakang di sekolah, rumah atau tempat lainnya.

Rawan Latah

Remaja merupakan aset masa depan, jika bukan para remaja yang akan mengisi peradaban di masa depan, siapa lagi? Namun sayangnya tidak sedikit para remaja yang masih bingung akan jati dirinya, mudah terbawa arus dan terombang-ambing zaman. Jika dulu sempat musim 'dubsmash' dan 'smule', lalu sekarang ada lagi Tiktok. Biasanya aplikasi ini dipakai, kemudian di upload di sosial media yang kita miliki. Ada yang sekedar just for fun, ada juga yang biar terkenal seperti idolanya.

Bagi seorang remaja muslim, maka identitasmu harus jelas dan tidak diragukan lagi. Iya dong, kalau bukan kita yang pede akan keislaman kita, siapa lagi? Muslim sejati, akan selalu berusaha setiap aktivitasnya berfaedah. Termasuk hiburan yang dipilihnya, ia juga akan berusaha tetap menjaga citranya di hadapan Allah SWT dan manusia. Sehingga tidak akan mudah terbawa arus, asal ngetrend dan yang penting happy.

Seorang remaja muslim juga harus punya idola yang membawanya kepada kebaikan. Salah pilih idola, bisa-bisa kepentok. Seperti beberapa waktu lalu, ada seorang fans yang ingin bunuh diri karena idolanya melakukan hal tersebut. Beuh.. sayang nyawa, Sob. Udah gitu di hadapan Allah SWT akan dihisab juga apa saja yang kita lakukan selama di dunia. So,  jangan sampai kita salah pilih idola. Idola kita haruslah orang yang bisa membawa pengaruh baik, berprilaku mulia, setiap perbuatannya  berfaedah, dan yang terpenting juga yang memikirkan kita. So sweet gak tuh? Jangan sampai dirimu mengidolakan seseorang yang aktivitasnya kurang baik tidak bermanfaat, Aqidahnya keliru, bahkan tidak jelas keyakinannya. Boro-boro mikirin kita, mikirin dirinya sendiri aja belum benar. Maka, satu-satunya sosok idola yang memenuhi kriteria di atas dan memikirkan kita jauh-jauh hari sebelum kita lahir hanyalah Nabi Muhammad SAW.

Kepoin terus kepribadian, jalan hidup, dan seabreg aktivitas beliau saw. Beliau juga pernah muda, dan kita bisa meniru betapa kerennya masa muda beliau yang diisi dengan aktivitas mengkaji Islam, mencari banyak ilmu, dakwah, dan segudang aktivitas penuh manfaat lainnya. Beliau juga digelari Al-Amin, atau orang yang dapat dipercaya. Sebab karakter beliau yang tidak pernah berdusta, dan selalu menjaga amanah dari orang lain.

Jika kita punya prinsip dan identitas yang jelas sebagai seorang muslim sejati, tunjukkan dalam sikap dan keseharian kita. Jangan minder dan gak perlu takut dicap sok alim di hadapan manusia, karena yang paling penting adalah penilaian Allah SWT. So, apapun yang  sedang ngetrend sekarang, tidak harus selalu kita ikuti. Pilah-pilih yang sesuai dengan kepribadian kita sebagai seorang muslim sejati, biar gak 'kepentok' dan selamat dunia akhirat.


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!