Thursday, May 10, 2018

Dakwah dan Perjuangan


Oleh : Mulyaningsih, S.Pt


Allah SWT menciptakan semua yang ada di langit dan bumi semata-mata adalah sebagai makhluk. Tunduk serta patuh adalah keharusan yang mesti dijalankan olehnya. Tak lepas juga manusia, ia diciptakan di dunia ini selain sebagai makhluk Allah juga wajib menjalankan segala perintahNya. Segala rambu-rambu dan aturan telah Allah SWT berikan kepada manusia. Agar kelak ia bisa paham benar mengapa diciptakan.

Manusia adalah makhluk yang Allah ciptakan sangat istimewa. Mengapa demikian? Karena Allah menciptakan manusia dengan segala kelebihan-kelebihannya. Allah bekali akal padanya agar mampu memikirkan segala hal yang bisa dijangkaunya. Dengan akal pula maka manusia mampu membedakan mana baik-buruk, terpuji-tercela, perintah dan larangan. Kemudian Allah memberikan kelebihan lain pada manusia, yaitu naluri (gharizah). Naluri ini ada tiga macam, yaitu naluri untuk mentakdiskan sesuatu (gharizah tadayyun), naluri mempertahankan diri (gharizah baqa’) dan naluri kasih sayang (gharizah nau’). Terkadang dari ketiga naluri tersebut menimbulkan masalah-maasalah yang mesti dicari solusinya oleh manusia. Terkadang, ada solusi yang sudah tepat (sesuai Islam) ada juga yang belum. Makanya perlu suatu usaha yang sungguh-sungguh serta keseriusan dari manusia untuk bisa memberikan dan menyebarkan Islam kepada semua manusia. Karena seyogyanya ketika solusi Islam dipakai maka akan menentramnya jiwa, membat hati tenang dan nyaman. 

Usaha tersebut adalah dakwah. Ia adalah wujud dari salah satu naluri yang ada pada diri mansi, yaitu gharizah nau’. Rasa sayang yang muncul akan membuat manusia rela bersusah payah untuk menyebarkan Islam pada yang lainnya. Karena Islam tidak hanya cukup pada satu, dua atau tiga orang saja tetapi Islam perlu diketahui oleh semua orang tanpa kecuali. Laki-laki, perempuan, remaja, dewasa serta orang tua semua membutuhkan Islam. Semua orang perlu akan Islam. Karena memang Islam tak hanya mengatur permasalahan ibadah manusia kepada Allah saja, namun jauh lebih luas dari itu. Islam bahkan mempunyai gambaran yang jelas, detail dan terperinci terkait dengan semua bidang manusia, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, politik dan yang lainnya Islam mengaturnya. Bahkan hal yang kecil sekalipun seperti masuk dan keluar kamar mandi, islam punya rambu-rambunya. Sehingga bisa dibilang Islam adalah agamanya yang sempurna dan menyeluruh. 

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 104 yang berbunyi:” Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung.”

Kemudian ditambah dengan hadist Nabi SAW “Barang siapa diantara kalian melihat suatu kemungkaran, hendaklah ia mencegahnya dengan tangannya. Dan jika ia tidak mampu, maka dengan lisannya. Dan jika masih tidak mampu juga, maka dengan hatinya, yang demikian itu adalah selemah-lemah iman.”

Begitu jelas dan gamblangnya posisi dakwah yang Allah berikan. Dakwah ini pula tak hanya sekedar karena rasa sayang dan cinta terhadap manusia lain tetapi lebih pada karena merupakan perintah dari Sang Pencipta kita, Allah SWT. Bahkan dalam sebuah hadist digambarkan aktivitas yang paling disenangi oleh Allah adalah berdakwah.

Ibadah yang paling Allah cintai adalah dakwah. Sebagaimana sabda Rasullah SAW “Ibadah hambaku yang paling kucintai adalah nasihat (dakwah) (HR. At Tabrani).

Fakta sejarah dulu ternyata kembali terulang dimasa sekarang, namun dengan format lain. Dahulu, Islam memang terasa sanagat berbeda dan asing. Karena memang agama nenek moyanglah yang kala itu dipuja-puja, sementara Islam sebagai agama yang kompleks sanagat bertentangan dengan ajaran nenek moyang tersebut. Dan sudah pastilah bagi yang menyebarkannya akan dimusuhi dan dijauhi. Kalau zaman now, Islam sebenarnya sudah ada lama pada diri-diri kaum muslim, namun ternyata Islam tak bisa diterapkan dalam kehidupan. Islam hadir manakala ketika beribadah saja. Ketika ada masalah lain maka Islam dilarang berbicara. Bahkan yang ngerinya adalaha ketka ada salah satu ajaran yang ingin menegakkan khilafah, malah ditentang. Padahal nyata-nyata khilafah adalah bagian dari ajaran Islam. Dia adalah perisai bagi ummat Muslim. Tanpa adanya khilafah maka umat menjadi tercerai berai. Nyaris tak ada daya lagi untuk bisa bertahan. 

Oleh sebab itulah kita sama-sama menyampaikan yang memang sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah. Berdakwah sesuai dengan metode yang Rasulullah ajarakan. Mengambil peran sebagai pejuang demi tegaknya Islam dalam kehidupan ini. Karena sejatinya hanya dengan Islam, kaum muslim akan berdaya dan mampu. Sebelum ajal datang menjemput kita, sebelum semuanya akan berakhir, dan sebelum semuanya terlambat. Ayo kita bersama-sama perkokoh barisan kita dan atur pasukan agar kita sama-sama mencapai tujuan mulia itu. Hanya dengan khilafah, semua persoalan akan bisa teratasi. Wallahu A’lam.

Mulyaningsih, S.Pt

Ibu Rumah Tangga

Pemerhati keluarga, anak dan remaja

Anggota Akademi Menulis Kreatif (AMK) Kalsel





Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!