Friday, May 4, 2018

Berlomba-lomba untuk Viral


Oleh : Vivi Nurwida (Pemerhati remaja Kota Batu)

  

     "DJ Aisyah Jatuh Cinta Pada Jamilah", sebuah judul lagu yang viral hanya dengan jangka waktu 1 minggu pengunggahan sudah kurang lebih 2 juta view. Bila kita telusuri lagu ini bisa saja mendoktrin untuk menjadi LGBT. Salah satu aplikasi yang mendukung viralnya lagu ini adalah aplikasi *TIK TOK* ,aplikasi ini memungkinkan pengunggahnya membuat video klip layaknya artis dengan efek yang menarik dan membagikannya dengan mudah di media sosial. Aplikasi ini banyak  digandrungi para remaja, dan lagu yang viral ini adalah yang ramai di jadikan musik latar aplikasi ini. Para remaja,anak-anak sekolah keranjingan membuat video lypsing dengan lyrick yang tidak mereka peduli kan kontennya,tanpa malu joget-joget dengan satu tujuan,yaitu "Viral". Ketika sudah Viral ,pastinya akan saling mempengaruhi agar bisa membuat video yang senada ,agar di bilang "kekinian",dan menjadi terkenal. Bahkan sebelumnya sempat viral video seorang remaja yang mengunggah video Tik Tok ,lypsing dan menari dekat jenazah kakeknya ,sungguh ironi.

    Miris,melihat menjamurnya aplikasi unfaedah yang banyak di gunakan anak-anak sekolah,seorang wanita yang seharusnya menjaga izzah dan iffahnya tanpa malu berjoget-joget di depan kamera dengan tujuan viral. 

Jika malu sudah mati dalam diri seseorang, berarti sudah tak ada lagi kebaikan yang bisa diharapkan dari dirinya. Dalam sebuah hadits Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam bersabda :

ﺇِﻥَّ ﻣِﻤَّﺎ ﺃَﺩْﺭَﻙَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﻣِﻦْ ﻛَﻠَﺎﻡِ ﺍﻟﻨُّﺒُﻮَّﺓِ ﺍﻟْﺄُﻭﻟَﻰ ﺇِﺫَﺍ ﻟَﻢْ ﺗَﺴْﺘَﺢِ ﻓَﺎﻓْﻌَﻞْ ﻣَﺎ ﺷِﺌْﺖَ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Perkataan pertama yang diperoleh oleh manusia dari perkataan kenabian adalah, ‘Jika kamu tidak malu maka berbuatlah sesukamu.” [ HR. Abu Daud 4164 ].

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺀُ ﻟَﺎ ﻳَﺄْﺗِﻲ ﺇِﻟَّﺎ ﺑِﺨَﻴْﺮٍ

“Rasa malu itu hanya mendatangkan kebaikan.” (HR. Bukhari dan Muslim dari ‘Imron bin Hushain)

ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺀُ ﺧَﻴْﺮٌ ﻛُﻠُّﻪُ ﻗَﺎﻝَ ﺃَﻭْ ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺀُ ﻛُﻠُّﻪُ ﺧَﻴْﺮٌ

Rasulullah bersabda, “Rasa malu adalah kebaikan seluruhnya atau rasa malu seluruhnya adalah kebaikan.” (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, “Iman itu terdiri dari 70 sekian atau 60 sekian cabang. Cabang iman yang paling utama adalah ucapan la ilaha illalloh. Sedangkan cabang iman yang terendah adalah menyingkirkan gangguan dari tempat berlalu lalang.

Rasa malu adalah bagian dari iman .” (HR. Bukhari dan Muslim)

Suatu ketika Nabi menjumpai seorang yang sedang mencela saudaranya karena dia sangat pemalu, Nabi lantas bersabda,

“Biarkan dia karena rasa malu itu bagian dari iman.” (HR. Bukhari dan Muslim)

    Yuk jaga izzah dan iffah kita baik di dunia nyata ataupun di dunia maya. Jadilah remaja yang membawa perubahan,kita manfaatkan media sosial kita untuk kebaikan,untuk dakwah. Pemuda adalah tonggak perubahan,yuk manfaatkan masa mudamu sebelum datang masa tuamu ,

Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﺍﻟْﻌَﺼْﺮِ ‏( 1 ‏) ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺈِﻧْﺴَﺎﻥَ ﻟَﻔِﻲ ﺧُﺴْﺮٍ ‏( 2 ‏) ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁَﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﻋَﻤِﻠُﻮﺍ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤَﺎﺕِ ﻭَﺗَﻮَﺍﺻَﻮْﺍ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ ﻭَﺗَﻮَﺍﺻَﻮْﺍ ﺑِﺎﻟﺼَّﺒْﺮِ

“ Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran .” (QS. Al ‘Ashr: 1-3).

     Yuk saling menasehati teman-teman kita dalam kebaikan. Mengingatkan mereka bukan karena kita benci tapi karena kita menyayangi mereka. Bila kita saling berlomba biarlah itu berlomba dalam kebaikan.



Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!