Saturday, May 19, 2018

Anakku Sayang Anakku Malang


Oleh: Renny Marito Harahap,S.Pd (Pengajar RA, Pemerhati Anak)


Kekerasan terhadap anak sering terjadi disekitar kita, dan yang sedang viral di media sosial baru-baru ini seorang pria dewasa yang menendang anak laki-laki yang tidak sengaja menyenggol anak perempuannya di sebuah mall Kelapa Gading pada jum'at tgl 27 April 2018 (Tempo,co.Jakarta)


Tragedi yg viral di medsos ini mendapat perhatian khusus dari Komisi Perlindungan Anak Indonesi (KPAI) Ai sholihah Komisioner Bidang trafficking dan eksploitasi anak menilai tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan. Pada kasus lain seorang ibu berinisial LTF (25) mengajak anaknya bakar diri di buyengan, Klaten Jatim pada Agustus 2010. Polisi menduga karena depresi dan tidak kuat menanggung himpitan ekonomi yang membelit keluarganya (Detiknews.com). Dan masih banyak lagi kasus yang serupa. 


Anak seringkali menjadi sasaran para orang tua yang tidak sanggup menanggung beban hidup yg berat dan sulit di era globalisasi ini. Kekerasan yang terjadi terhadap anak disebabkan karena kurangnya pemahaman terhadap Islam, faktor sosial, peran keluarga terutama ibu sebagai sekolah pertama dan utama bagi anak-anaknya, serta faktor ekonomi yg menghimpit. Negara banyak melempar tanggung jawab penyelesaian pada peran keluarga dan keterlibatan masyarakat. Dengan banyaknya kasus kekerasan pada anak semakin membuktikan bahwa sistem Kapitalistik saat ini telah gagal melindungi anak.


Anak adalah amanah yang harus dijaga, dilindungi bukan malah disakiti. Bahkan Islam menempatkan anak pada posisi strategis sebagai aset generasi masa depan, karenanya Islam memberi aturan yang menjamin tercapainya fungsi strategis anak dengan aturan yg komprehensif di berbagai aspek kehidupan termasuk persanksian. Penetapan sanksi di negara kita terhadap kekerasan terhadap anak hanya 5 tahun penjara, itu tidak cukup karena tidak memberikan efek jera bagi pelakunya, harus ada perubahan yang mendasar di tengah masyarakat sehingga kehidupan kita berdasarkan kepada aqidah dan tolok ukur syariat Islam. Dengan penerapan sistem Islam secara kaffah di bawah naungan Khilafah Rasyidah semua aspek kehidupan akan di bingkai dengan nilai-nilai Islam yang menjadikan masyarakat terjaga aqidahnya dan mempunyai kepribadian yang Islami, Wallohu a'lam.



Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!