Tuesday, May 15, 2018

Air Mata Rumah Tangga 


Oleh : Kholda Najiyah

.


Rumah tangga dibangun ideal untuk mewujudkan kebahagiaan. Namun, Allah SWT berkehendak menguji setiap rumah tangga. Jadi, jangan merasa menjadi pasangan paling menderita di dunia. Sebab setiap pasangan menyimpan cerita duka yang berbeda-beda. 

.

Jangan pula sibuk membandingkan dengan rumah tangga lainnya. Lebih baik fokus menyelesaikan sumber masalah yang ada. Nah, berikut ini beberapa ujian pada rumah tangga yang satu, dua atau lebih boleh jadi kita alami: 

.

1. Harta

.

Ada rumah tangga yang diberi kelebihan harta, ada yang kekurangan. Biasanya, kekurangan finansial lebih menguji kesabaran dan kesetiaan seorang istri. Sebab, dialah yang paling menderita jika rumah tangga kekurangan harta. Tersebab dia yang mengatur pembelanjaan. Banyak istri meninggalkan suaminya karena menyerah hidup susah. Sebaliknya, jika rumah tangga kelebihan finansial, suami yang diuji kesetiaannya. Sebab, tabiat laki-laki terkadang lupa diri jika harta berlimpah. Tidak ingat istri yang dulu setia menemaninya sejak dalam keadaan susah. Eh, malah selingkuh atau menikah lagi tanpa perasaan. 

.

2. Jabatan atau kedudukan

.

Ada rumah tangga yang memiliki kedudukan terhormat, entah salah satu pasangan atau keduanya. Misal suami pejabat publik, dokter atau ustaz terkenal. Tapi, ada juga rumah tangga yang minder karena di masyarakat dipandang sebelah mata. Tidak perlu memikirkan pandangan manusia. Hakikat jabatan dan kedudukan di dunia hanya sarana untuk mendekatkan diri pada Allah SWT.

.

3. Anak-anak

.

Ada pasangan yang tidak dikaruniai anak, ada yang dikaruniai anak. Yang tidak dikaruniai anak, jangan ditanya ujiannya. Harus menghadapi pandangan sinis, pertanyaan membully hingga tekanan batin pun melanda. Yang punya anak, ada yang anaknya normal-normal saja, ada yang berkebutuhan khusus. Ada yang anaknya laki-laki semua, ada yang perempuan semua. Ada yang anaknya penurut, sehingga saleh-saleh; ada yang sulit sekali diarahkan. Bersabarlah, karena anak adalah ujian. Bersyukurlah meski mengurus anak luar biasa melelahkan. Belum tentu kita kuat jika diuji tanpa anak. 

.

4. Istri

.

Bagi suami, istri adalah anugerah. Hidupnya jadi sempurna karena ada yang mengurus segala keperluannya. Tapi, banyak suami yang dibuat stres istri karena tidak paham apa maunya. Ngomong tidak, tiba-tiba marah. Tak ada hujan tak ada badai, nangis dalam senyap. Begitulah wanita. Ingin dimengerti. Maka ia ujian bagi suami. 

.

Ada yang istrinya mandiri, suami merasa sedikit terabaikan. Ada yang istrinya manja, suami direpotkan karena ketergantungannya. Ada yang punya istri cantik, hingga perasaan cemburu kerap melanda. Ada yang istrinya biasa saja; jangan sampai melirik istri tetangga yang lebih jelita. Apapun kondisi istri, dia tanggungan suami. Syukuri. Daripada jomblo selamanya.

.

5. Suami

.

Banyak yang berseloroh, bagi istri, suami dianggap musibah. Apalagi jika memiliki banyak kekurangan di matanya. Sudahlah wajah pas-pasan, penghasilan pas-pasan pula. Tidak peka, tidak pengertian, tidak romantis, pelit, galak, dll. Padahal bersuami itu enugerah, daripada jomblo atau menjanda. Istri harus banyak berkomunikasi agar tidak tertekan sendiri. Kesempurnaan pada suami itu memang tidak ada, istrilah yang menyempurnakannya.  

.

6. Mertua

.

Ada rumah tangga yang diuji oleh keberadaan mertua. Suka ikut campur, mengatur, membicarakan kejelekan mantunya, dll. Ada juga tipe mertua yang merongrong dari segi keuangan. Ada mertua yang terlalu memanjakan cucu-cucunya sehingga merusak proses pendidikan anak-anak yang dibangun orangtuanya. Semua itu bisa diatasi dengan pendekatan yang baik pada mertua. Memahamkan visi keluarga pada mertua. 

.

7. Nafkah Batin

.

Terkadang, suami atau istri merasakan ketidakpuasan. Kelihatannya harmonis, padahal memendam kekecewaan. Bahkan terkadang berujung pada perceraian. Tentu harus diselesaikan. Jangan malu membicarakan berdua. Namun ingat, keluarga Muslim jangan fokus pada kepuasan. Sebab tak ada habisnya. Tetapi ingatlah, gharizah nau' diciptakan dalam rangka melestarikan keturunan dan menyuburkan kasih sayang. 

.

Demikian berbagai jenis air mata rumah tangga. Semoga jadi bahan renungan agar kita tetap bersyukur. Apapun keadaan rumah tangga kita, di luar sana masih banyak pasangan-pasangan yang diberi ujian jauh lebih dahsyat yang mungkin tidak bisa kita tanggungkan. Dengan bersyukur, semoga setiap masalah yang dihadapi dapat terpecahkan bersama hingga tercegah dari keretakan rumah tangga.(*)

.

#tipskeluargaideologis

#tipsrumahtangga

#airmatarumahtangga


Bagikan Yuk!

Pengelola:

Informasi yang ada di web ini semoga bermanfaat buat pembaca sekalian. Amin!

0 comments:

Mohon komentarnya santun dan sopan!