Tinggal Pencet Pahala Sederet



 Oleh : Latifatul Khoiriyah, ST( Praktisi Pendidikan Menengah)



Hai gaes...
Zaman now, gadget menjadi barang yang ga pernah lepas dari tangan. Dari yang muda pastinya sudah biasa meluapkan perasaan dan aktivitasnya dengan kata dan gambar lewat sosial media. Tak ketinggalan emak-emak sekarang juga aktivis, ada yang jualan, curhatan ato cari kesibukan (hi..hi..Emang di rumah ga ada kerjaan?)

Ya begitulah kehebatan sosial media, dia bagai pisau bermata dua, bisa membuat penggunanya bertambah wawasan keilmuan, ketemu jaringan, tapi juga bisa membawa bencana bagi mereka yang, suka berselancar namun hanya untuk hiburan, guyonan, olok-olokan, bahkan media utk penipuan dan pencitraan. 

Tak sedikit yang telah menjadi korban, bukan hanya korban quota, tapi perasaan sampai nyawa. Dan seolah semua terjadi dengan mudah dan berulang meski berbeda-beda modusnya.

Nah alangkah ruginya, jika waktu yang kita punya hanya untuk aktivitas yang tak bermakna, padahal lewat jemari, kita bisa berkarya, mengubah seseorang menjadi lebih berdaya guna, bahkan bisa mengubah peradaban dunia. Sehingga bisa mendatangkan jariyah pahala. Jika jari-jari kita menuliskan aksara dari kalamNya, mengajak kepada kebenaran dan mencegah kemungkaran.

" Barangsiapa melihat kemungkaran maka ubahlah dengan tangan, jika tidak mampu maka ubahlah dengan lisan, jika tidak mampu maka(ingkari) dengan hati, dan itu adalah selemah lemahnya iman". (HR. Muslim)

Tentu kita tidak ridho jika kerusakan akan semakin merajalela andai kita tak segera mengambil peran. Meski belum punya kekuasaan untuk mengubah kemaksiatan, namun kita punya tulisan yang akan mampu menembus jutaan pikiran, dan perasaan hingga menggerakkan mereka untuk menyebarkan kebaikan dan menghancurkan kebatilan.
Cukup dengan sekali pencet pahala pasti berderet..


Post a Comment

0 Comments