Menjadi Remaja Muslim Dambaan Umat

Oleh : Eka Suwitaningsih
Ibu Rumah Tangga Peduli Generasi
Anggota Akademi Menulis Kreatif

Belia usia mu,
Namun semangat juangmu penuh pesona,
Wahai pemuda pilihan, 
Kisahmu terukir sepanjang Zaman
.
.

Kisah tauladan pemuda pada masa-masa awal Islam datang, diantaranya ada Usamah bin Zaid usia nya 18 tahun, diangkat menjadi panglima perang oleh Rasulullah saw dalam penyerbuan ke wilayah Syam, yang pada waktu itu berada di bawah kekuasan Romawi. Ali bin Abi Thalib, sosok sahabat cerdas dalam usia belia 18 tahun, mengikrarkan diri memeluk Islam. Dan termasuk 3 orang pertama masuk Islam dan dalam usia yang relatif muda menjadi amirul mu’minin. Abdulah ibnu umar, pada usia 13 tahun sudah berjihad bersama Rasulullah saw, bersama sahabatnya Al Barra berkeinginan kuat untuk ikut bersama pasukan Rasullah dalam perang Badar.

Begitu juga kisah muslimah, Rasulullah saw membuat empat buah garis seraya berkata : Taukah kalian apakah ini? Mereka(para sahabt) berkata : “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui. Rasulullh saw lalu bersabda : “Sesungguhnya wanita ahli surga yang paling utama adalah Khadijah binti Khuwalid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti Imran dan Asiah binti Muzahim.” (Mustadrak : Al-Shahihain 2: 497)

Khadijah bin Khuwalid adalah istri Rasulullah saw, wanita pertama yang memeluk Islam, dan ia memberikan seluruh hartanya untuk dakwah Rasulullah saw. Meskipun memiliki kedudukan dan harta namun tidak menjadikanya besar hati, beliau tetap menjaga kesucian, menjadi ibu bagi anak-anaknya dan menghormati Rasulullah saw, membersamai Rasulullah hingga Allah memanggil nya kembali keharibaan-Nya.

Wanita mulia berikutnya adalah Aisyah ra. anak sahabat terbaik , Abu Bakar As Shidiq. Aisyah sangat disayangi Rasul, cerdas dan paling banyak meriwayatkan hadist. Satu lagi yang patut di jadikan contoh wanita mulia yaitu Asma bin Yazid. Di masanya ia adalah seorang orator, singa podium dari kalangan wanita. Pembelaannya terhadap Islam menjadikannya sangat disegani. Protesnya kepada Rasulullah saw tentang keutamaan kaum pria, mendapatkan kewajiban dan pahala jihad dan sholat jumat, sedangkan wanita tidak. Kemudian Rasulullah bersabda dengan membanggakan apa yang telah di utarakan Asma yang begitu luar biasa seraya berseru : Wahai Asma kau pahami dan sampaikan kepada kaummu. Bakti seorang istri kepada suami dan usaha mencari kerelaannya telah meliputi dan menyamai semua yang dilakukan suami kalian (Kaum pria). Dengan hati yang gembira, Asma segera menemui kaumnya untuk memberitahukan kabar yang baru saja di dapatkan dari Rasul mulia Muhammad saw.

Mereka inilah sosok ideal tauladan sepanjang zaman, Islam yang menjadikan mereka mulia. Melaksanakan setiap seruan- Nya, bukan lagi penduduk bumi bahkan mereka juga dirindu oleh penduduk langit. Karena keimanan dan ketakwaan telah menghiasi kehidupannya, pendidikan sesui dengan Islam, lingkungan yang kondusif dan para guru yang senantiasa berpegah teguh terhadap al-Quran dan As-Sunnah, melahirkan manusia-manusia pilihan bahkan di usia mereka yang relatif muda. 



Mungkinkah saat ini bisa memujudkan remaja ideal dambaan umat?

Kondisi akhir zaman yang semakin mengkhawatirkan, karena pengaruh budaya barat yang terus merongrong peradabaan Islam, terlebih setelah runtuhan Daulah Islamiyah di Turki hampir 1 abad lamanya. Tak bisa dipungkiri, menjadikan kaum muslim terpuruk, kondisi kaum muslim tercerai-berai oleh ikatan nation/bangsa. Bagai buih di lautan, tampak banyak namun terombang-ambing tidak jelas arah tujuan. Menjadi negeri-negeri jajahan, terbelakang bahkan termiskinkan secara sistem oleh aturan yang di adopsi dari negara barat. Dan kondisi ini akan terus terjadi, bahkan akan semakin parah selama Islam tidak memimpin, tidak dijadikan pedoman dalam kehidupan. Inilah tantangan para remaja, pemuda di akhir zaman.   

Nasib umat muslim berada di tangan para generasi muda, jadilah pemuda tangguh yang sekokoh karang. Memiliki pemikiran visioner, peka terhadap kondisi lingkungan, turut andil melakukan perubahan masyarakat kearah yang lebih baik. 

Tips menjadi remaja muslim dambaan :

  1. Remaja muslim semangat mencari ilmu agama ataupun pemahaman-pemahaman Islam sedini mungkin.
  2. Menjadikan ilmu untuk bekal kehidupan dan beramal ibadah sesuai dengan perintah Allah dan menjauhi apa yang dilarang Nya.
  3. Memiliki semangat yang terus membara, dalam membela agama dan rela berkorban demi agama Islam dan kaum muslim.
  4. Mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh untuk kemulyaan Islam dan peradabannya.
  5. Taat hanya kepada Allah dan Rasul Nya
  6. Sadar bahwa Islam adalah agama yang sempurna, maka harus diperjuangkan agar dapat diterapkan secara menyeluruh ditengah-tengah kehidupan.
  7. Benci terhadap perbuatan-perbuataan maksiat.
  8. Memiliki kepribadian Islam, baik sikap maupun pola pikirnya.
  9. Terus menjaga keimana, dan ketaqwaan 
  10. Tidak menyia-nyiakan waktu muda, seperti sifat malas, santai atau tidak peduli lingkungan.

Dengan rasa percaya diri dan optimis para remaja muslim, menjadikan remaja dambaan umat adalah tanggung jawab kita, tugas kita, pasti dapat kita wujudkan. Mereka adalah penjaga dan penerus pengembanan dakwah Islam, terdepan dalam membela agama, dan menjadi harapan kebangkitan umat.  

Saatnya menyongsong abad kebangkitan Islam. Yang akan menjadi peradapan terdepan mengalahkan peradaban kufur yang saat ini bercokol di dalam negeri-negeri kaum muslimin. Insya Allah!!!

Post a Comment

0 Comments