Males Ngaji, Pasti Rugi

Oleh: Ummu Syaakir



BICARA untung rugi pasti tidak akan jauh dari yang namanya uang. Tapi pernahkah sobat merasakan kerugian selain yang terkait dengan materi?

Wajar banget sih kini kerugian itu selalu identik dengan materi, karena pemahaman yang ada di masyarakat saat ini selalu berasaskan manfaat. Dan manfaat itu dinilainya dari materi. Sedihnya, tidak banyak dari kita yang merasa rugi ketika waktu kita terbuang untuk hal-hal yang mubah bahkan haram. Kebanyakan dari kita nih, lebih enjoy mantengin film terbaru di bioskop, dibanding datang ke kajian islam. Merasa lebih sedih ketika ketinggalan konser band idola dibanding ketinggalan dari teman yang begitu rajin ibadah nafilahnya. Betul atau benar?

Nah, kalau kita ngomongin soal rugi yang selain materi nih, ternyata males buat ngaji atau males belajar islam tuh bakal mendatangkan kerugian yang tak terkira lho sobat. Kenapa ya? Padahal, ngaji ngga ngaji kita juga masih selalu dapet uang jajan, masih bisa hangout bareng temen-temen, dan melakukan hal-hal fun tanpa ngerasa terbebani tuh. Kalau kita masih punya pola pikir model begini nih, berarti kita masih belum mengubah mind set kita. 

Jadi gini sobat, kita harus inget lagi nih hidup itu singkat banget, dan waktu yang singkat ini nanti akan kita pertanggungjawabkan. Kalau kita mengisinya hanya dengan hal-hal yang tidak bernilai ibadah, maka ketika ditanya oleh Allah kita bakal jawab apa? Sedangkan Allah sudah ingatkan bahwa "Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu".(Q.S. Adz-dzariyat: 56).

Ngaji atau belajar islam itu termasuk dari ibadah. Makanya kalau kita males ngaji, pasti rugi. Apa sih ruginya? 

Pertama, kalau kita males ngaji, berati kita menyiakan kesempatan untuk menggugurkan dosa-dosa kita. Kok gitu? Yap,, karena “tidaklah seorang muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kehawatiran, atau kesedihan, atau gangguan, bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya karenanya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim )

Kalau kita duduk di majelis ilmu dan kita merasa lelah karena menuntut ilmu, insyaAllah rasa lelah yang kita rasakan saat duduk di majelis ilmu tersebut akan menjadi penggugur dosa-dosa kita.

Kedua, kalau kita males datang ke majelis ilmu berarti kita menyiakan untuk mendapatkan pahala jihad. Kok bisa? Rasulullah saw bersabda, “siapa yang keluar rumah untuk menuntut ilmu syar’i, maka ia berjihad di jalan Allah hingga ia kembali." (HR At Tirmidzi)

Ketiga, kalau kita masih males ngaji juga, maka kita menyiakan kesempatan untuk mendapatkan kemudahan masuk surga. Kenapa? Sebagaimana dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda, “siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Jadi sobat, jangan males ngaji ya, karena pasti rugi. Kesempatan waktu yang kita miliki itu tidak akan terulang kembali. Remaja yang cerdas pasti tidak ingin menjadi orang yang merugi, so yuk ngaji.


Post a Comment

0 Comments