Ketika Nafsu Menjadi Penentu ( Respon terhadap Puisi Sukmawati)

Oleh : Ummi Mujahid



Ketika nafsu menjadi penentu 

maksiat kau anggap seni bermutu

Umbar aurat menjadi gayamu

Gelung konde menjadi kebanggaanmu

Ketika nafsu menjadi penentu

Cahaya tak lagi mampu menerangi

Gelapnya hati tak lagi kau deteksi

Panggilan adzan kau hinakan kini

Ketika nafsu menjadi penentu

Adat budaya kau anggap sempurna

Syariat di hina rendahkan agama

Sesat hidup tak lagi terasa

Ketika nafsu menjadi penentu

Kebenaran tak lagi kau tuju

Ingatlah berat tanggung jawabmu

Kelak kau akan sesali itu


Post a Comment

0 Comments