Kepribadian Islam (Bag. 2)



Oleh: AaZ AisyAl


Sahabat kita lanjut pembahasan kita tentang kepribadian islam. Dalam artikel sebwlumnya saya telah menjelaskan tentang keunikan pada diri setiap manusia baik dari keunikan fisik sampai keunikan pola sikap dan pola pikir. Sahabat remaja muslim, keunikan dari pola sikap dan pola pikir itu sebenarnya terletak pada landasan yang digunakan oleh seseorang. Melandaskan pola sikap ataupun pola pikir pada  sesuatu yang sama dengan keyakinan seseorang itulah kunci keunikkan orang tersebut. Penjelasannya begini, jika seseorang meyakini islam sebagai keyakinan dan agamanya, maka ia akan menjadi orang yg unik dan khas dengan karakter yang kuat dan hebat apabila ia mendasarkan pola sikap ataupun pola pikirnya jga pada aqidah islam.

Mari sedikit menengok sejarah masa lalu saat Baginda Rosululloh Muhammad saw masih hidup. Keunikkan dan kekhasan karakter para sahabat rosul sangatlah terasa dan sangat kuat serta kokoh sebagai seorang muslim yang taat. Para sahabat bukan saja sekedar memeluk agama islam sekedarnya saja, namun mereka bener-benar menjadikan aqdah islam sebagai landasan pola sikap dan pola pikir mereka dalam menjalani kehidupannya saat itu. Para sahabat menjadikan islam tak hanya sekedar agama, tapi lebih dari itu mereka menjadikan islam sebagai way of life atau jalan kehidupan. Itu artinya mereka menjalani kehidupan mereka sesuai dengan ketentuan-ketentuan syariat islam.

Hasilnya kita bisa saksikan bersama bahwa mereka adalah generasi yang sangat gemilang membawa sebuah perubahan yang sangat cemerlang. Mereka mampu bangkit dan membangkitkan peradaban yang disebut dengan kejahiliyahan menjadi peradaban yang menorehkan tinta emas sebagai peradaban paling memukau hingga saat ini. Orang-orang yang menjadikan islam sebagai way of life selalu membawa kebaikan yang berimbas pada kebangkitan yang gemilang untuk masyarakatnya.

Sekarang mari bandingkan dengan generasi milenial saat ini, yang secara agama banyak generasi milenial ini pun memeluk islam. Menjadikan islam sebagai stempel keimanannya. Mereka mengatakan memiliki tuhan yang sama dengan para sahabat rosululloh saw. Mereka pun meyakini Muhammad saw sebagai utusan Alloh swt seperti para sahabat mengakuinya. Rukun iman yang sama. Rukun islam yang sama. Kiblat yang sama. Jumlah waktu sholat yang sama. Jumlah rokaatnya pun sama. Kitab suci yang sama. Dengan haji ke tempat yang sama yaitu baitulloh. Lalu apa yang terlihat pada kualitas generasi milenial saat ini?? Apa mereka sama dengan para sahabat nabi??

Kita bahas kelanjutannya pada artikel selanjutnya...

InsyaALLOH bersambung..

Post a Comment

0 Comments